Lokal

BKPRMI Aceh Timur Gelar Bersih-Bersih Masjid dalam Milad ke-49

Bagikan:
Pengurus BKPRMI membersihkan Masjid Syuhada di Idi Rayeuk

Idi, Aceh Timur — Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) DPD Aceh Timur memanfaatkan rangkaian Milad ke-49 untuk menggelar aksi bersih-bersih Masjid Syuhada, Kecamatan Idi Rayeuk, pada Minggu (6/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung setelah audiensi dan silaturahmi pengurus dengan Bupati Aceh Timur di Pendopo Idi dan digelar untuk mengajak warga serta remaja masjid bergotong-royong menjaga kebersihan dan kesucian rumah ibadah.

Bersih-bersih masjid sebagai agenda rutin

Ketua Umum DPD BKPRMI Aceh Timur, H. Muhammad Ishak, melalui Sekretarisnya Ismuhadi menyatakan bahwa kegiatan bersih-bersih merupakan agenda rutin pengurus setiap akhir pekan. Namun, untuk Milad ke-49, lokasi dipusatkan di Masjid Besar Syuhada agar lebih banyak warga yang terlibat.

"Bukan hanya kader, namun sejumlah warga dan remaja masjid dari beberapa masjid lainnya ikut bergabung dalam kegiatan ini. Mereka nanti secara berangsur akan kita masukkan ke dalam struktur kepengurusan BKPRMI Kabupaten Aceh Timur atau bergabung di sejumlah DPK BKPRMI sesuai alamat domisili,"

Rekrutmen dan pelibatan masyarakat

Kegiatan di Masjid Syuhada juga dimanfaatkan sebagai wadah rekrutmen kader baru. Panitia membuka ruang bagi warga dan remaja masjid dari berbagai wilayah untuk bergabung ke struktur organisasi di tingkat kabupaten maupun DPK sesuai domisili mereka.

Rencana FASI dan dukungan pemerintah

Ismuhadi mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam pengembangan BKPRMI. Ia menegaskan organisasi akan menyelenggarakan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) tingkat kecamatan di 24 titik, lalu menggelar FASI tingkat kabupaten bertepatan dengan puncak HUT Aceh Timur 2026.

"Bahkan tahun ini kita akan gelar Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) tingkat kecamatan di 24 titik dan FASI Kabupaten Aceh Timur bersamaan dengan Puncak HUT Aceh Timur Tahun 2026,"

Pesan untuk pemuda dan pengurus

Pengurus DPD BKPRMI mengingatkan bahwa pemeliharaan masjid bukan hanya tugas marbot atau bilal. Mereka mendorong kader dan pengurus DPK mengikuti irama kegiatan DPD, termasuk bersih-bersih dan program lainnya, demi menjaga kemakmuran masjid.

"Tanggung jawab membersihkan masjid jangan hanya dibebankan ke marbot atau bilal, tapi ini menjadi kewajiban kita dalam menjaga dan memelihara kesucian masjid. Jika bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi,"

Penutupnya, Ismuhadi juga mengajak pemuda untuk kembali aktif di masjid dan berkoordinasi dengan muspika plus agar pelaksanaan FASI dan program lain berjalan maksimal di berbagai kecamatan. Langkah ini dinilai penting untuk menumbuhkan kembali peran generasi muda dalam kehidupan beragama dan sosial di tingkat lokal.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait