Bintaro Jaya 47: Fokus Kota Ramah Keluarga dan Berkelanjutan
Memasuki usia 47 tahun pada 2026, Bintaro Jaya dikembangkan oleh PT Jaya Real Property Tbk sebagai kota mandiri yang ramah keluarga dan berkelanjutan. Pengembangan diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup melalui aksesibilitas, fasilitas lengkap, dan pelestarian lingkungan di kawasan hunian dan komersial.
Penguatan akses dan konsep TOD
Bintaro Jaya terus memperbaiki konektivitas untuk memenuhi kebutuhan mobilitas warga. Kawasan ini terhubung lewat Tol Pondok Ranji dan Tol Parigi. Transportasi publik didukung oleh Stasiun Pondok Ranji dan Stasiun Jurangmangu.
Khususnya, Stasiun Jurangmangu memiliki akses langsung ke Bintaro Jaya Xchange Mall melalui terowongan bawah tanah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Transit-Oriented Development (TOD) yang memudahkan perpindahan antara transportasi massal dan fasilitas publik.
Fasilitas keluarga, olahraga, dan edukasi
Bintaro Jaya menambah fasilitas untuk mendukung aktivitas keluarga dan pembinaan atlet. Di Bintaro Jaya Xchange Mall hadir destinasi rekreasi seperti BXRink dan BXSea.
- BXRink: arena olahraga es untuk umum dan pusat pembinaan atlet hoki es serta figure skating.
- BXSea: wisata edukasi yang menampilkan koleksi lebih dari 25.000 satwa dari berbagai ekosistem.
Ruang terbuka hijau dan konservasi
Pada 2025, Bintaro Jaya meresmikan Aviary Park @ Bintaro Creative District. Taman konservasi seluas enam hektare ini menampung lebih dari 200 spesies satwa dan dirancang sebagai sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat.
Proyek hunian baru
Perusahaan melanjutkan pengembangan hunian, termasuk Discovery Riviera seluas 18 hektare. Kawasan ini dilengkapi fasilitas olahraga dan rekreasi yang mendukung gaya hidup sehat masyarakat perkotaan. Selain itu, pada Mei 2026 diluncurkan Klaster Bria yang menyasar keluarga muda sebagai upaya memenuhi kebutuhan hunian di kawasan berkembang.
Perayaan ulang tahun dan tema EcoCity
Ulang tahun ke-47 mengusung tema "EcoCity", menekankan pembangunan ramah lingkungan. Rangkaian kegiatan termasuk lomba kebersihan, penghijauan antarklaster, dan acara lari Bintaro Jaya 10K: Run For Education yang melibatkan komunitas luas.
"Fasilitas yang kami hadirkan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan penghuni, tetapi juga memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang untuk tinggal, bekerja, beraktivitas, dan berinteraksi," ujar Henky Wijaya, Wakil Direktur Utama PT Jaya Real Property Tbk, Rabu, 10 Juni 2026.
Pengembangan yang berfokus pada akses, fasilitas keluarga, dan konservasi menempatkan Bintaro Jaya sebagai contoh pengembangan kawasan perkotaan terintegrasi. Ke depan, pemerataan fasilitas dan penguatan konektivitas bakal menentukan daya tarik kawasan bagi berbagai generasi.
Berita Terkait
IKK Mei 2026 Turun ke 120,9 namun Tetap Optimis
IKK Mei 2026 tercatat 120,9, turun dari April tapi masih di zona optimis; IKE melemah sementara IEK sedikit...
DPR Dukung Tambahan Anggaran Kemenperin Rp1,59 Triliun
Wakil Ketua Komisi VII DPR dukung usulan tambahan anggaran Kemenperin Rp1,59 triliun untuk penguatan IKM, SD...
Menperin Usul Tambahan Anggaran Rp1,59 T untuk Program Prioritas 2027
Menteri Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran Rp1,59 triliun untuk 2027 guna percepatan hilirisasi, pe...
Pagu Indikatif Kemenperin 2027 Turun Jadi Rp2,01 Triliun
Pagu indikatif Kemenperin 2027 turun jadi Rp2,01 triliun, menekan ruang anggaran untuk program nonoperasiona...
BPOM Usulkan Tambahan Anggaran Rp2,7 Triliun untuk Pengawasan Nasional
BPOM mengusulkan tambahan anggaran Rp2,7 T untuk memperkuat pengawasan obat, makanan, dan program prioritas...
DEN: Fundamental Ekonomi Indonesia Berbeda dari Krisis 1998
DEN menyatakan fundamental ekonomi Indonesia pada 9 Juni 2026 lebih kuat dibanding krisis 1998, dengan pertu...