Bintang-Sofyan Berburu Tiket Olimpiade di AVC 2026
Bintang Akbar dan Sofyan Rachman mulai berburu tiket Olimpiade Los Angeles 2028 pada ajang Asian Volleyball Confederation (AVC) Beach Continental 2026 di Shangluo, Tiongkok, 2–6 September 2026. Pasangan andalan Indonesia ini tergabung di Grup E dan menghadapi Malaysia, Kazakhstan, serta Jepang dalam upaya merebut satu tiket yang tersedia untuk juara.
Jadwal Grup E
Duet Merah Putih memainkan tiga laga penyisihan yang menentukan peluang mereka melaju ke babak selanjutnya.
- Rabu, 2 September 2026 - 08.50 WIB: Bintang Akbar/Sofyan Rachman vs Paul Leong/Chong (Malaysia)
- Rabu, 2 September 2026 - 18.50 WIB: Bintang Akbar/Sofyan Rachman vs Aleksandr Yakovlev/Sergey Mokhammad (Kazakhstan)
- Kamis, 3 September 2026 - 16.30 WIB: Bintang Akbar/Sofyan Rachman vs Yoshiumi Takahashi/Tatsuya Ikeda (Jepang)
Kesiapan tim dan target
Pelatih kepala tim voli pantai Indonesia, Slamet Mulyanto, menegaskan kondisi fisik dan mental pasangan ini dalam keadaan prima. Ia menekankan bahwa persaingan sangat ketat karena turnamen diikuti 24 negara.
"Bintang/Sofyan dalam kondisi prima. Mereka siap tempur memperebutkan tiket Olimpiade. Hanya juara yang mendapatkan tiket itu. Kami tentu saja ingin mereka juara sehingga tiket Olimpiade di tangan,"
Slamet tidak memasang target mudah. Ia menyatakan semua kontingen membawa komposisi terbaik untuk mengamankan tiket menuju pesta olahraga dunia.
Dukungan federasi dan strategi
Ketua umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP.PBVSI), Imam Sudjarwo, memberi apresiasi terhadap program pelatihan yang dijalankan. Menurutnya, pengalaman internasional yang dikumpulkan Bintang/Sofyan menjadi modal penting.
"Persiapannya sudah cukup lama karena sebelumnya mereka sudah mengikuti ajang-ajang lain. Bisa saya katakan persiapannya sudah 100%. Mudah-mudahan pada ajang tersebut kita bisa menjadi juara,"
Tim pelatih terus mengevaluasi taktik untuk mengantisipasi pola permainan cepat dari tim-tim Asia. Selain aspek teknis, dukungan moral dari pendukung di tanah air diharapkan meningkatkan motivasi atlet di lapangan.
Prospek dan arti hasil
Hanya juara yang berhak mendapatkan tiket Olimpiade melalui turnamen ini, sehingga setiap pertandingan penyisihan menjadi krusial. Jika Bintang/Sofyan mampu tampil konsisten dan memanfaatkan pengalaman internasionalnya, peluang merebut tiket tetap terbuka meski lawan-lawan kuat menunggu.
Kemenangan di Shangluo tidak hanya berarti satu tiket ke Los Angeles 2028, tetapi juga meningkatkan posisi bola voli pantai Indonesia di kancah Asia. Semua mata kini tertuju pada penampilan pasangan ini dalam dua hari pertandingan penentuan.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Herdman Ungkap Taktik Bawa Indonesia Juara ASEAN Cup
Herdman menerangkan taktik mendorong bek tengah naik di ekstra waktu yang membuka gol Elkan Baggott dan meng...
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...