Olahraga

BIFFI Surabaya Bangkit, Kalahkan Elite Muda 63-52

Bagikan:
Pemain BIFFI Surabaya merayakan kemenangan atas Elite Muda di Sahabat Arena

BIFFI Surabaya memetik kemenangan penting pada putra U-16 Mandiri Kejurnas Antarklub 2026. Laga di Sahabat Arena, Minggu, 28 Juni 2026, berakhir 63-52 untuk tim asal Surabaya berkat pertahanan rapat di kuarter terakhir.

Kronologi pertandingan

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. BIFFI membuka keunggulan 15-11 pada kuarter pertama dan menjaga ritme permainan.

Elite Muda memberi perlawanan sepanjang babak pertama, tetapi tim Surabaya tetap memimpin saat turun minum dengan skor 28-22. Pada kuarter ketiga, Elite Muda berhasil membalikkan keadaan dan menutup periode itu 45-41.

DI kuarter terakhir, pertahanan BIFFI yang lebih rapat menjadi pembeda. Mereka mengambil alih kendali dan menutup laga dengan kemenangan 63-52.

Jalannya kuarter per kuarter

  • Kuarter 1: BIFFI unggul 15-11.
  • Kuarter 2: BIFFI memimpin 28-22 saat turun minum.
  • Kuarter 3: Elite Muda balik unggul 45-41.
  • Kuarter 4: BIFFI dominan lewat pertahanan, menutup laga 63-52.

Statistik pemain

Galih Putra menjadi motor kemenangan BIFFI dengan kontribusi besar di kedua ujung lapangan. Dari tim lawan, Christian Nathan tampil konsisten meski belum cukup mengubah hasil akhir.

Pemain Tim Poin Rebound Steal
Galih Putra BIFFI Surabaya 22 14 5
Christian Nathan Elite Muda 13 10 -

Komentar pelatih

Pelatih BIFFI, Suryadi Agus, menekankan peran pertahanan terhadap hasil akhir. Ia menilai kerja tim berjalan sesuai rencana.

"Good defense menjadi faktor utama kemenangan kami hari ini."

Pelatih Elite Muda, Rustia, menyoroti aspek fisik sebagai pekerjaan rumah timnya setelah pertandingan.

"Kami kalah fisik. Anak-anak mengandalkan speed, jadi defense masih harus diperbaiki, terutama helping di strong side dan weak side."

Catatan dan prospek

Meski menang, BIFFI masih mencatat beberapa catatan evaluasi. Fokus perbaikan akan diarahkan pada konsistensi pertahanan dan penyelesaian free throw menjelang laga berikutnya.

Elite Muda diminta memperkuat fisik dan organisasi bertahan agar lebih kompetitif di pertandingan selanjutnya. Semangat juang tetap menjadi modal penting bagi kedua tim untuk fase turnamen berikutnya.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait