Bupati Samosir Salurkan 1,25 Juta Bibit Kopi untuk 1.250 Ha
PANGURURAN — Bupati Samosir Vandiko Gultom menyalurkan 1,25 juta batang bibit kopi kepada 245 kelompok tani dari sembilan kecamatan di Kabupaten Samosir pada Kamis (29/10) di Kantor Dinas Pertanian Samosir. Program ini merupakan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dan perekonomian masyarakat.
Penyaluran dan target luasan
Penyaluran bibit dilakukan secara terpusat di kantor dinas lalu didistribusikan menggunakan truk ke kelompok tani penerima. Menurut Vandiko, bibit itu ditujukan untuk pengembangan lahan seluas 1.250 hektare.
"Bibit kopi tersebut diperuntukkan bagi pengembangan lahan seluas 1.250 hektare. Penyaluran dilakukan melalui pengiriman bibit menggunakan truk untuk selanjutnya didistribusikan kepada kelompok tani penerima di sembilan kecamatan,"
Dukungan pendampingan dan bantuan tambahan
Selain bibit, program ini juga menyediakan dukungan non-bibit. Bupati menjelaskan ada mekanisme pencairan upah melalui buku tabungan serta bantuan pupuk untuk mendukung budidaya kopi.
"Besar harapan kami agar bibit yang telah dibagikan benar-benar ditanam dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Bukan hanya bibit yang diberikan, tetapi juga ada upah melalui buku tabungan dan pupuk," harapnya.
Vandiko juga mengimbau petani, terutama yang baru mulai membudidayakan kopi, untuk berkonsultasi dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL). Pemerintah kabupaten siap memberikan pendampingan dan pelatihan agar praktik budidaya berjalan optimal dan hasil produksi meningkat.
Pengawasan penyaluran
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pelaksanaan program akan diawasi aparat penegak hukum. Menurut Bupati, pengawasan melibatkan kejaksaan, Polri, dan TNI sebagai bagian dari kerja sama dengan Kementerian Pertanian.
"Karena ini merupakan program dari Bapak Menteri Pertanian dan sudah dilaksanakan kerja sama dengan aparat penegak hukum, ke depan program ini akan diawasi oleh teman-teman dari kejaksaan, Polri, dan TNI,"
Respons petani
Perwakilan kelompok tani dari Desa Sihusapi dan Desa Tanjung Bunga menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Mereka berharap bibit dapat ditanam dengan baik dan memberikan panen optimal yang meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok.
"Terima kasih kepada Bapak Bupati. Kami berharap bibit kopi ini bisa kami tanam dan menghasilkan panen yang maksimal. Kami juga berterima kasih atas perhatian pemerintah kepada masyarakat petani,"
Program ini menargetkan pengembangan areal kopi yang luas dan dipadukan dengan dukungan finansial serta teknis. Ke depan, keberhasilan program akan terlihat dari tingkat penanaman, bimbingan teknis yang berkelanjutan, dan pengawasan agar manfaat sampai ke petani sesuai tujuan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bupati Samosir Tinjau Penataan Kawasan Permukiman Kumuh di Tomok
Bupati Samosir Vandiko Gultom meninjau progres penataan kawasan permukiman kumuh di Tomok, memastikan pemban...
Satgas PRR Sidak Pemanfaatan Dana TKD di Simalungun
Tim Satgas PRR Sumut meninjau pemanfaatan Dana TKD di Simalungun pada 28/10 untuk memastikan anggaran tepat...
Bobby Tinjau Fuel Terminal Gunungsitoli Pastikan Pasokan BBM Nataru
Gubernur Sumut M. Bobby Nasution meninjau Fuel Terminal Pertamina di Gunungsitoli untuk menjamin pasokan BBM...
Dandim Paparkan Progres TMMD ke-130 di Kabupaten Nias
Dandim Kodim 0213/Nias laporkan progres TMMD ke-130: pembukaan jalan 1,5 km capai 65% dan semua kegiatan non...
Tirtanadi Sesuaikan Tarif Air di Toba dan Samosir
Perumda Tirtanadi sosialisasikan penyesuaian tarif air di Toba dan Samosir; penetapan melalui keputusan dire...
Kapolres Dairi Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan hadir pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Sidikalang, Rabu (28/10...