Biaya Harian BYD M6 DM-i vs Mobil ICE: Hemat hingga 66%
Tangerang, 6 Agustus 2026 — BYD mengklaim M6 DM-i menawarkan biaya penggunaan harian jauh lebih rendah dibanding mobil bermesin pembakaran dalam (ICE). Klaim ini berdasarkan uji jarak hingga 150 km yang dilakukan tim BYD Indonesia.
Hasil pengujian 150 km
Menurut informasi yang disampaikan Head of Product BYD Indonesia, Bobby Barata, pada uji jarak 150 km M6 DM-i mencatat konsumsi listrik sebesar 9,2 kWh dan konsumsi bahan bakar 2,3 liter. Dari angka itu, efisiensi penggerak listrik tercatat sekitar 16,4 km/kWh dan efisiensi penggunaan bensin mencapai 65 km/liter pada mode hybrid.
Sementara itu, mobil ICE berkapasitas mesin setara (1.5L) dalam pengujian yang sama menggunakan sekitar 9,1 liter bahan bakar, atau setara 16,5 km/liter.
Perhitungan biaya operasional
BYD menggunakan patokan tarif Juli 2026 untuk menghitung biaya: listrik rumah Rp1.800/kWh, SPKLU Rp2.800/kWh, dan Pertamax RON 92 seharga Rp15.950/liter. Dari dasar tersebut diperoleh estimasi biaya untuk jarak 150 km:
- Pengisian di rumah: Rp53.278 total atau sekitar Rp360/km.
- Pengisian di SPKLU: Rp62.428 total atau sekitar Rp416/km.
- Mobil ICE (Pertamax): Rp145.000 total atau sekitar Rp967/km.
BYD juga melaporkan hasil uji jalan lain untuk jarak 150 km yang menunjukkan angka sedikit berbeda, yaitu biaya pengisian rumah untuk M6 DM-i sebesar Rp48.831 atau Rp328/km.
Dari perbandingan tersebut, BYD menyebut penghematan mencapai sekitar 66% jika dibandingkan dengan mobil ICE pada jarak 150 km.
Implikasi dan klaim efisiensi
BYD menegaskan keunggulan efisiensi biaya sebagai salah satu argumen utama saat memasarkan M6 DM-i di pasar MPV dalam negeri. Klaim penghematan dua kali lipat dan efisiensi lebih dari 60% menjadi titik penekanan perusahaan.
Angka-angka ini membantu konsumen memperkirakan biaya operasional harian, namun realisasi di lapangan bisa berbeda tergantung gaya berkendara, kondisi lalu lintas, dan pola pengisian daya. Meski demikian, data uji 150 km dari BYD menunjukkan potensi pengurangan biaya bahan bakar yang signifikan jika dibandingkan kendaraan ICE sekelas.
Ke depan, konsumen yang mempertimbangkan migrasi ke kendaraan hibrida plug-in seperti M6 DM-i perlu menimbang ketersediaan infrastruktur pengisian, harga listrik lokal, serta pola penggunaan harian untuk melihat seberapa besar penghematan yang bisa dicapai.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
Makin Cuan: Ekosistem Next Generation Zero Down Time Fuso
Mitsubishi Fuso luncurkan ekosistem Next Generation Zero Down Time di GIIAS 2026 untuk meminimalkan downtime...
Mitsubishi New XForce HEV: Bedah Performa, Fitur, dan Harga
Mitsubishi New XForce kini hadir varian HEV dengan mesin 1.6L plus motor listrik, tujuh mode berkendara, fit...
Myochin Mitsuru Perkuat Kemitraan Jepang–Indonesia di GIIAS 2026
Myochin Mitsuru kunjungi booth Mitsubishi Fuso di GIIAS 2026, menegaskan komitmen Jepang terhadap investasi...
Motul Car MeetUp Perdana Ramai, Satukan Komunitas Mobil
Motul menggelar Car MeetUp perdana di Tangerang (5/8/2026) yang diikuti lebih dari 60 mobil, dengan penjuala...
Mitsubishi New XForce HEV: Efisien untuk Mobilitas Keluarga
Mitsubishi New XForce HEV hadir sebagai SUV hybrid efisien untuk keluarga, menawarkan lebih dari 1.000 km pe...
Abimanyu Raih Double Winner di IHTTC Buriram 2026
Abimanyu Bintang Fermadi jadi double winner di IHTTC Buriram 2026, memimpin klasemen dengan 119 poin setelah...