Otomotif

Hyundai Ioniq V Resmi Meluncur di China, Harga Mulai Rp267 Juta

Bagikan:
Hyundai Ioniq V sedan listrik saat peluncuran di China

Hyundai resmi meluncurkan sedan listrik Ioniq V di China pada 29 September 2026. Model ini diperkenalkan oleh Beijing Hyundai sebagai produk khusus untuk pasar China dan ditawarkan dalam sejumlah varian dengan banderol mulai Rp267,3 juta hingga Rp374,3 juta. Peluncuran dilakukan sebagai bagian dari strategi memperluas jajaran kendaraan listrik merek Ioniq di negara tersebut.

Peluncuran dan harga

Beijing Hyundai membuka penjualan Ioniq V dalam lima varian. Pada periode peluncuran, pabrikan memberikan harga khusus: varian entry-level tercatat dijual seharga 99.900 yuan, sementara varian tertinggi dibanderol sekitar Rp352,9 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan harga pada masa prapenjualan sebelumnya.

Sebelumnya, Ioniq V sempat diperkenalkan dalam tiga varian saat Chengdu Auto Show pada 21 Agustus 2026 dengan banderol mulai Rp320,7 juta. Hingga peluncuran, Beijing Hyundai belum merilis angka pemesanan maupun jadwal pengiriman kendaraan ke konsumen.

Ioniq V sebagai model khusus pasar China

Ioniq V menjadi kendaraan produksi pertama dari merek Ioniq yang dikembangkan khusus untuk kebutuhan pasar China. Pengembangan model ini dipimpin oleh Hyundai China Design Center, yang menempatkan China sebagai basis penting untuk rancangan produk.

Beijing Hyundai menegaskan Ioniq V masuk dalam rencana memperkenalkan 20 model baru di China dalam lima tahun ke depan. Setelah sedan ini, pabrikan juga menyiapkan sebuah SUV yang dijadwalkan meluncur pada paruh pertama 2027.

Spesifikasi teknis

Dari sisi teknis, Ioniq V dibangun pada platform E-GMP yang memang dirancang untuk kendaraan listrik. Mobil ini mengusung sistem kelistrikan 800 volt dan dilengkapi satu motor listrik. Hyundai menawarkan dua pilihan paket baterai yang memungkinkan klaim jarak tempuh hingga 650 km menurut konfigurasi tertentu.

Dampak dan prospek

Peluncuran Ioniq V menunjukkan fokus Hyundai untuk memperkuat posisinya di segmen sedan listrik China. Strategi menempatkan pengembangan produk di China juga membuka peluang bagi model ini untuk berpotensi masuk pasar lain di kemudian hari.

Saat ini perhatian pasar akan tertuju pada jumlah pesanan dan jadwal pengiriman yang belum diumumkan, serta respons konsumen terhadap struktur harga yang ditawarkan pada masa peluncuran.

Fikri Hidayat
Penulis
Fikri Hidayat

Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.

Berita Terkait