Nasional

BGN Umumkan 13.761 SPPG Lolos Validasi untuk SPS 2

Bagikan:
Kegiatan dapur SPPG program Makan Bergizi Gratis dan pemeriksaan BGN

Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap 27.022 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendapat Surat Penetapan Penerima Manfaat Sementara tahap pertama (SPS 1); hanya 13.761 SPPG yang dinyatakan lolos validasi dan mendapat kelanjutan ke SPS 2. Pengumuman disampaikan secara daring pada Minggu, 13 September.

Hasil validasi: setengah dari penerima SPS 1 maju ke SPS 2

BGN menjelaskan validasi ini merupakan bagian dari evaluasi berkelanjutan untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar. Dari 27.022 SPPG yang menerima SPS 1, sekitar 50 persen lolos dan terpilih untuk menerima SPS 2. Sisanya harus menjalani pemeriksaan lanjutan atau berisiko mendapat sanksi.

Kriteria pemeriksaan yang dinilai

Pemeriksaan tidak hanya melihat kelengkapan administratif. BGN menilai aspek operasional dapur, antara lain ketepatan sasaran penerima, kepatuhan terhadap tata kelola, akuntabilitas keuangan, serta keamanan dan kandungan gizi makanan.

“Kami melakukan validasi-validasi ulang terhadap SPPG yang telah memiliki SPS 1,”

Menurut Kepala BGN, Sudaryono, tujuan pemeriksaan adalah memastikan setiap dapur mampu memproduksi makanan yang aman dan memenuhi standar gizi.

Sanksi dan persyaratan utama

BGN menegaskan ada sejumlah persyaratan yang menjadi perhatian. Salah satunya adalah kepemilikan Surat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Selain SLHS, pelanggaran tata kelola, ketidaksesuaian standar dapur, dan masalah akuntabilitas keuangan bisa menyebabkan penundaan atau pencabutan SPS.

“SPPG yang setelah diperiksa kembali ternyata mampu memenuhi ketentuan masih memiliki kesempatan memperoleh SPS 2. Namun, dapur yang ditemukan memiliki pelanggaran mendasar dapat dikenai sanksi hingga penghentian operasional,”

BGN menegaskan tindakan tegas, termasuk penutupan, akan diambil jika persyaratan pokok tidak dipenuhi.

Langkah selanjutnya untuk pengelola SPPG

Pengelola, mitra, dan yayasan diminta segera memeriksa status SPPG mereka pasca-penerbitan SPS 2. BGN mendorong pihak yang belum memperoleh SPS 2 untuk mencari tahu alasan penundaan dan segera memperbaiki kekurangan yang ditemukan.

Implikasi bagi program MBG

Validasi ini menjadi dasar penerbitan SPS 2 dan bagian dari upaya BGN untuk menjamin makanan bergizi gratis yang disalurkan kepada penerima manfaat—termasuk peserta didik serta kelompok rentan seperti ibu hamil dan menyusui—memenuhi standar keamanan dan gizi.

BGN menegaskan proses verifikasi akan terus berjalan untuk menjaga mutu program dan akuntabilitas penggunaan dana.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait