Kemensos dan Kementerian PKP Percepat Bedah Rumah Orang Tua Siswa
Kementerian Sosial bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mempercepat program renovasi rumah bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat. Pelaksanaan dimaksud bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat dan ditargetkan berjalan mulai September 2026 melalui program BSPS.
Verifikasi faktual sebagai syarat bantuan
Tim gabungan terus melakukan verifikasi faktual untuk memastikan bantuan renovasi tepat sasaran. Pemeriksaan mencakup kondisi fisik bangunan hingga kelengkapan dokumen kepemilikan rumah.
Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah 2 Balai P3KP Jawa 4, Firdiansyah Fatoni, mengatakan verifikasi menjadi dasar pelaksanaan bantuan.
Untuk Pasuruan sudah 11 titik usulan Kemensos yang lolos verifikasi faktual. Verifikasi ini dilakukan agar bantuan benar-benar diberikan kepada keluarga yang berhak menerima
Kuota dan capaian di Pasuruan
Kota dan Kabupaten Pasuruan memperoleh kuota renovasi sebanyak 225 unit rumah sesuai usulan Kemensos. Tim verifikasi meninjau beberapa rumah orang tua siswa Sekolah Rakyat di wilayah Kabupaten Pasuruan untuk menilai fisik bangunan dan sanitasi.
Sementara itu, total usulan renovasi bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat di Jawa Timur tercatat 1.837 unit.
Tujuan program dan target nasional
Program ini bukan semata perbaikan fisik hunian. Menurut Tenaga Ahli Menteri Sosial Fajar WH, kebijakan menyasar peningkatan kualitas hidup keluarga secara menyeluruh melalui pendidikan, pemberdayaan, dan perbaikan rumah.
Anaknya disekolahkan, orang tuanya diberdayakan, dan rumahnya yang tidak layak huni direnovasi. Jadi pendekatan yang dilakukan pemerintah menyasar seluruh aspek kesejahteraan keluarga
Secara nasional pemerintah menargetkan renovasi 10 ribu Rumah Tidak Layak Huni milik orang tua siswa Sekolah Rakyat. Program ini merupakan sinergi antara Kemensos dan Kementerian PKP untuk mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem.
Sekolah Rakyat di Pasuruan
Di Pasuruan saat ini beroperasi tiga unit Sekolah Rakyat. Ketiganya menjadi basis identifikasi keluarga penerima bantuan di daerah tersebut.
- Sekolah Rakyat Terintegrasi 48 Kabupaten Pasuruan
- SRMP 28 Kota Pasuruan
- SRT 3 Pasuruan
Dengan perbaikan hunian dan program pemberdayaan, pemerintah berharap keluarga siswa Sekolah Rakyat memperoleh akses pendidikan lebih baik sekaligus peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Gempa Tektonik 4,7 di Sumbar, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Tektonik 4,7 di Sumbar mengguncang Padang pada 21 Juni 2026 pukul 09.33 WIB. BMKG: pemicu Sesar Mentaw...
BNN Soroti Bahaya Vape, Edukasi Generasi Muda Diperkuat
BNN soroti bahaya vape sebagai potensi media penyalahgunaan zat berbahaya dan perkuat edukasi untuk melindun...
Seskab dan Kepala BNN Sepakati Penguatan Pemberantasan Narkotika Perkotaan
Seskab Teddy dan Kepala BNN bertemu di Jakarta untuk membahas penguatan pemberantasan narkotika, dengan foku...
Bung Hatta Bapak Ekonomi Kerakyatan, kata Menbud Fadli Zon
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai Bung Hatta sebagai Bapak Ekonomi Kerakyatan dan menegaskan peran Pasal...
Wapres Buka Pesparawi Nasional XIV 2026 di Manokwari
Wapres Gibran membuka Pesparawi Nasional XIV 2026 di RTP Borarsi, Manokwari. Acara dihadiri 5.434 peserta da...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Jokowi ke-64
Prabowo memberi ucapan selamat ulang tahun ke-64 kepada Jokowi lewat unggahan Instagram pada 21 Juni 2026, d...