Deniz Undav: Profil dan Karier Juru Selamat Jerman Usai Menang 2-1
Deniz Undav menjadi pahlawan saat Jerman membalikkan skor dan menang 2-1 atas Pantai Gading di Grup E Piala Dunia 2026, Minggu (21 Juni 2026) dini hari WIB di Stadion Toronto.
Deniz Undav menyamakan kedudukan dan kemudian memastikan kemenangan epic comeback Die Mannschaft, yang memberi Jerman tiga poin krusial. Golnya mencegah kekalahan yang sempat membuat tim asuhan Julian Nagelsmann tertekan.
Kronologi pertandingan
Jerman memulai laga dengan percaya diri dan beberapa peluang awal, termasuk sundulan Kai Havertz pada menit ke-10 yang digagalkan kiper Pantai Gading, Yahia Fofana. Namun di babak pertama, Pantai Gading unggul lebih dulu lewat gol Franck Kessie pada menit ke-30 yang memanfaatkan bola rebound di kotak penalti.
Masuk babak kedua, tekanan berganti-ganti dirasakan Jerman hingga Nagelsmann melakukan perubahan besar pada menit ke-60. Leroy Sane, Jamal Musiala, dan Pavlovic ditarik keluar dan digantikan Jamie Leweling, Deniz Undav, dan Nadiem Amiri.
Perubahan itu langsung berdampak. Undav memanfaatkan umpan silang terukur Amiri untuk menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-68. Tidak lama kemudian, tendangan kaki kiri Undav di dalam kotak penalti menaklukkan Fofana dan membawa Jerman unggul 2-1.
Profil singkat Deniz Undav
Deniz Undav lahir 19 Juli 1996 di Varel, Jerman. Pemain berusia 29 tahun ini berposisi sebagai penyerang tengah dan saat ini memperkuat VfB Stuttgart. Ia dikenal sebagai penyerang tajam yang mampu tampil sebagai pembeda di laga-laga krusial.
Jejak karier klub
- Awal karier: Memulai di akademi Werder Bremen, lalu bermain untuk TSV Havelse dan SV Meppen di kasta bawah Jerman.
- Union SG (2020–2022): Bersinar di Belgia, membantu promosi klub sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak dan meraih gelar Pemain Terbaik Belgia.
- Brighton & Hove Albion (2022–2024): Direkrut klub Liga Inggris; sempat dipinjamkan kembali ke Union SG.
- VfB Stuttgart (2023–sekarang): Bergabung sebagai pinjaman pada 2023, mencetak 18 gol dan kemudian dipermanenkan. Pada 1 Juni 2026, Undav memperpanjang kontraknya hingga Juni 2029.
Di tingkat internasional dan latar belakang
Meski berketurunan Yazidi Kurdi dari Turki, Undav memilih membela Timnas Jerman. Ia tercatat sebagai salah satu pemain keturunan Yazidi pertama yang mewakili Jerman pada turnamen besar.
Kemenangan 2-1 atas Pantai Gading menegaskan peran Undav sebagai pemain pembeda bagi Jerman, baik di klub maupun level internasional. Dengan kontrak yang baru diperpanjang bersama Stuttgart hingga 2029, fokusnya kini tertuju pada konsistensi performa untuk memperkuat peluang Jerman di fase grup Piala Dunia dan untuk karier klub di ajang Liga Champions.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Turki Piala Dunia 2026: Generasi Emas Gagal, Montella Dihujani Kritik
Turki Piala Dunia 2026 berakhir mengecewakan setelah tersingkir di fase grup; Montella dan federasi mendapat...
Tunisia vs Jepang: Renard Dituntut Bongkar Pertahanan Samurai Biru
Tunisia hadapi Jepang di Monterrey pada 21 Juni 2026; Renard dituntut pulihkan skema pertahanan setelah keka...
PFL2: Matchday 3 Jadi Final Hidup-Mati, Proton FC Puncak
Proton FC imbang 3-3 lawan Maestro Solo; Hampton kalahkan KLN 3-2. Matchday 3 jadi final hidup-mati bagi kee...
Profil Ilgiz Tantashev: Wasit Uzbekistan yang Jadi Sorotan
Ilgiz Tantashev, wasit Uzbekistan, disorot setelah keputusan kontroversial saat Skotlandia vs Maroko (20 Jun...
Jerman Lolos dari Grup E, Perebutan Tiket Kedua Masih Terbuka
Jerman memastikan satu tiket dari Grup E Piala Dunia 2026 setelah dua kemenangan. Tiket kedua masih diperebu...
Srondeng Lolos Final Lead di World Climbing Series Innsbruck
Putra Tri Ramadani (Srondeng) sukses melaju ke final lead World Climbing Series Innsbruck setelah finis peri...