Olahraga

Srondeng Lolos Final Lead di World Climbing Series Innsbruck

Bagikan:
Putra Tri Ramadani Srondeng berlaga di nomor lead climbing Innsbruck 2026

Putra Tri Ramadani, yang akrab dipanggil Srondeng, memastikan diri melaju ke babak final nomor lead World Climbing Series di Innsbruck, Austria, Minggu 21 Juni 2026. Ia menembus final setelah menempati peringkat 7 di kualifikasi dengan skor 7,5 dan finis peringkat 6 di semifinal dengan poin 39+, termasuk delapan atlet terbaik.

Perjalanan Srondeng di Innsbruck

Srondeng tampil konsisten sejak babak kualifikasi. Di babak awal ia mencetak skor 7,5 yang menempatkannya di urutan 7. Pada semifinal ia melaju lebih baik dan meraih posisi 6 dengan poin 39+, sehingga memastikan tiket ke final.

"Kembali masuk final ini bukan kebetulan, ini murni kerja keras, tinggal lebih tenang dan fokus lagi di final nanti,"

Ujar pelatih Timnas, Amri, menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil proses latihan yang matang. Manajer tim, Wahyu Pristiawan Buntoro, menilai penampilan Srondeng memberi sinyal kuat bagi atlet Indonesia di nomor lead.

"Apapun hasil di final nanti, Srondeng sudah memberi sinyal kepada negara lain tentang kekuatan baru di nomor lead,"

Hasil Atlet Indonesia Lainnya

Selain Srondeng, beberapa atlet Indonesia lain tampil namun tidak semuanya melaju ke final. Berikut ringkasan hasil timnas putra dan putri di Innsbruck.

Athlet Tahap Peringkat Skor Hasil
Putra Tri Ramadani (Srondeng) Kualifikasi 7 7,5 Lolos ke semifinal
Putra Tri Ramadani (Srondeng) Semifinal 6 39+ Lolos final
Raviandi Ramadhan Kualifikasi 49 48,93 Tidak lolos
Ravianto Ramadhan Kualifikasi 52 50,87 Tidak lolos
Alma Ariella Tsany Kualifikasi 23 23,1 Lolos semifinal
Alma Ariella Tsany Semifinal 18 18+ Tidak lolos final
Sukma Lintang Cahyani Kualifikasi 62 58,79 Tersingkir

Dukungan, Dampak, dan Prospek

Tim pelatih dan manajemen memberi dukungan penuh kepada Srondeng menjelang final. Pihak tim menekankan fokus pada ketenangan dan konsentrasi untuk mengunci hasil terbaik.

Prestasi Srondeng dianggap memperkuat posisi Indonesia dalam nomor lead di kancah internasional. Keberhasilan ini juga menjadi modal penting menjelang kompetisi besar berikutnya, termasuk persiapan menghadapi Asian Games.

Final lead akan menjadi momen pembuktian bagi Srondeng apakah ia mampu melanjutkan tren positif setelah meraih emas di Praha awal Juni 2026. Publik dan pelatih berharap penampilan yang matang dapat membawa prestasi maksimal.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait