Banjir Kembali Rendam Tapanuli Tengah Usai Hujan Dua Hari
PANDAN — Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah setelah hujan deras mengguyur daerah hulu selama dua hari berturut-turut, Jumat–Sabtu (17–18/7). Luapan beberapa sungai menyebabkan rumah, perabotan, dan lahan pertanian terendam, memaksa evakuasi warga dan mengganggu proses pemulihan pascabanjir sebelumnya.
Daerah terdampak
Berdasarkan pantauan, banjir terjadi di Kecamatan Tukka serta beberapa kelurahan dan kecamatan lain. Wilayah terdampak meliputi:
- Kelurahan Sipange
- Kelurahan Hutanabolon
- Kelurahan Bonalumban
- Pondok Batu
- Lopian
- Kecamatan Pinangsori
- Kecamatan Badiri
Penyebab dan kerusakan
Kenaikan debit air disebabkan meluapnya beberapa sungai akibat curah hujan tinggi di daerah hulu. Di Kelurahan Sipange, banjir dipicu oleh meluapnya Sungai Aek Sigala-gala. Di Hutanabolon, luapan datang dari Aek Harse dan Aek Sigala-gala. Sementara di Bonalumban, jebolnya tanggul Sungai Aek Siaili membuat air masuk ke rumah hingga setinggi pinggang orang dewasa.
Akibatnya, banyak rumah terendam, perabotan rusak, dan lahan pertanian yang menjadi mata pencaharian warga turut terendam. Kondisi ini memperburuk upaya pemulihan yang sedang berjalan sejak banjir sebelumnya.
Evakuasi dan respons tim gabungan
Petugas dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Tapanuli Tengah dikerahkan ke lokasi terdampak. Tim melakukan evakuasi warga ke tempat aman dan menyisir rumah-rumah untuk memastikan tidak ada yang tersisa terjebak banjir.
"Allahu Akbar, tolong kami ya Allah. Airnya sudah sangat besar, sedikit lagi masuk ke rumah,"
"Kami masih tetap siaga di lokasi banjir hingga kondisi benar-benar aman,"
Status terkini
Hingga Minggu (19/7), sebagian wilayah seperti Sipange, Bonalumban, Hutanabolon, Kecamatan Badiri, dan Pinangsori dilaporkan mulai surut. Meski demikian, petugas tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan karena kondisi curah hujan di hulu belum sepenuhnya stabil.
Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas agar evakuasi dan bantuan dapat berjalan lancar.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pendaftaran FASI Aceh Timur Diperpanjang sampai 15 November 2026
Pendaftaran FASI VI Kabupaten Aceh Timur diperpanjang sampai 15 November 2026 untuk memberi waktu kecamatan...
Husni: Pemahaman Konstitusi Kunci Jaga Persatuan
H.M. Husni menilai pemahaman konstitusi kunci menjaga persatuan dan memperkuat demokrasi, disampaikan pada S...
IPHI Aceh Peringati Maulid dan Santuni 54 Anak Yatim
IPHI Aceh menggelar Maulid Nabi dan santuni 54 anak yatim di Banda Aceh, sekaligus tausiyah tentang akhlak R...
DPRK Banda Aceh Ajak Pelajar Ikut Pelatihan Konten Kreator
Ketua DPRK Banda Aceh dorong pelajar SMA/SMK ikuti pelatihan konten kreator untuk promosi UMKM, pariwisata,...
Sabam Minta HKTI Perjuangkan Aspirasi Petani di Humbahas
Sabam Rajagukguk minta HKTI aktif menjembatani kebutuhan petani saat Rakercab HKTI Humbahas di Lintongnihuta...
Polres Aceh Timur Gelar "Minggu Kasih" di Vihara Murni Sakti
Polres Aceh Timur menggelar Minggu Kasih di Vihara Murni Sakti, Idi, untuk memperkuat komunikasi dan kerukun...