Lokal

Bupati Labuhanbatu Tinjau Titik Rawan Banjir, Siapkan Normalisasi

Bagikan:
Bupati Maya Hasmita meninjau saluran drainase di lokasi rawan banjir Labuhanbatu

Rantauprapat — Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG, MKM turun langsung meninjau beberapa titik rawan banjir pada Kamis (5/11). Peninjauan digelar untuk memastikan kondisi saluran drainase dan aliran sungai yang memerlukan penanganan segera. Pemerintah daerah menargetkan langkah penanganan yang tepat agar risiko banjir akhir tahun dapat diminimalisir.

Peninjauan lapangan dan lokasi

Tim pemantauan mengunjungi lokasi rawan di Siringoringo, Baldes, dan Aek Tapa. Kegiatan dilakukan bersama sejumlah kepala dinas dan unsur pemerintahan setempat untuk melihat kondisi riil di lapangan.

Rombongan dipimpin langsung oleh Bupati dan didampingi pejabat terkait. Kehadiran mereka bertujuan mengidentifikasi titik-titik yang membutuhkan perbaikan segera.

Pejabat yang mendampingi

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh beberapa pejabat daerah dan provinsi, antara lain:

  • Asisten II
  • Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Kepala Dinas PUPR
  • Kepala Dinas Perhubungan
  • Kepala BPBD Kabupaten
  • Camat Rantau Utara dan Camat Rantau Selatan
  • Ir. Indra Sakti Harahap ST M.Si, Kepala UPTD Pengairan Tingkat Provinsi Sumatera Utara untuk wilayah Kabupaten Labuhanbatu

Titik yang perlu penanganan dan rencana

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan beberapa saluran mengalami pendangkalan dan penyempitan. Untuk itu, pemerintah daerah merencanakan normalisasi saluran dan perbaikan struktur aliran sungai. Langkah ini diharapkan memulihkan kelancaran aliran air dan mengurangi genangan yang kerap dikeluhkan warga.

Selain pengerukan dan pelebaran saluran, pemerintah juga meninjau kebutuhan perbaikan infrastruktur penunjang agar penanganan bersifat berkelanjutan.

Imbauan kepada warga

Bupati meminta kerja sama masyarakat yang tinggal di sepanjang tepi parit dan aliran sungai. Ia menegaskan penanganan banjir tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah.

"Sebab, penanganan banjir membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan persoalan banjir tahunan di Kabupaten Labuhanbatu dapat ditangani secara bertahap," ujar Bupati.

Untuk itu, warga diminta tidak menutup atau membuang sampah ke saluran air dan memberi akses bagi pekerjaan normalisasi.

Langkah ke depan

Pemkab akan memprioritaskan titik-titik yang paling rawan dan menyusun jadwal perbaikan. Koordinasi lintas dinas dan dukungan masyarakat dinilai kunci agar program penanganan banjir berjalan efektif. Dengan langkah bertahap, daerah berharap dapat menekan frekuensi banjir tahunan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait