Nasional

Menhub Siapkan 4 Bandara Alternatif Akibat Abu Anak Krakatau

Bagikan:
Kesiapan bandara alternatif seperti Kertajati dan Juanda menghadapi pengalihan penerbangan

Kementerian Perhubungan menyiapkan empat bandara alternatif menyusul penutupan enam bandara akibat abu vulkanik Anak Krakatau. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi pengalihan penerbangan sementara operasi normal belum pulih.

Siapa, apa, dan kapan

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan keputusan ini diambil segera setelah gangguan akibat abu vulkanik terjadi. Pemerintah menyiapkan opsi-alternatif agar penerbangan tetap dapat dilayani apabila maskapai memilih memindahkan rute.

Bandara alternatif yang disiapkan

Pemerintah memastikan sejumlah bandara dapat menjadi tujuan pengalihan. Selain kesiapan fasilitas, perhatian juga diberikan pada akses lanjutan bagi penumpang.

  • Semarang (Achmad Yani)
  • Surabaya (Juanda)
  • Yogyakarta (Yogyakarta International/Adisutjipto)
  • Kertajati (Majalengka)

'Semarang, Juanda, juga Jogja kami siapkan sebagai alternatif. Sejauh ini bandara-bandara tersebut aman,' ujar Dudy.

Kesiapan Kertajati dan penanganan penerbangan umrah

Dudy mengatakan hasil pemeriksaan abu vulkanik di Kertajati negatif, sehingga bandara itu belum termasuk enam bandara yang ditutup sementara. Kertajati juga menerima dua pesawat Garuda yang datang dari Madinah dan Jeddah membawa jamaah umrah.

Peran maskapai dan konektivitas penumpang

Walau pemerintah menyiapkan alternatif, keputusan akhir pengalihan tetap berada pada masing-masing maskapai. Kementerian memproses pengalihan sejak gangguan terjadi, namun tidak memaksa kebijakan tertentu pada operator penerbangan.

'Ini sebenarnya sudah kami lakukan dengan melakukan pengalihan di beberapa bandara. Namun, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak airlines,' kata Dudy.

Pentingnya konektivitas darat juga ditekankan. Pemerintah menyiapkan akses transportasi agar penumpang yang mendarat di bandara alternatif dapat melanjutkan perjalanan pulang atau ke tujuan akhir.

'Kami memastikan bahwa bandara alternatif itu siap. Bukan hanya bandaranya, tetapi juga menyiapkan transportasi konektivitasnya,' ujar Dudy.

Dampak dan langkah ke depan

Pengelolaan pengalihan penerbangan akan terus dipantau bersama maskapai untuk mengurangi gangguan perjalanan. Pemerintah juga akan mengkaji situasi vulkanik dan kondisi operasional bandara sebelum membuka kembali bandara yang ditutup.

Dengan kesiapan bandara alternatif dan koordinasi antarlembaga, diharapkan gangguan layanan dapat diminimalkan sambil menunggu kondisi udara kembali aman.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait