Film 'Badut Gendong' Dapat Pujian Publik Figur
Badut Gendong mulai tayang di bioskop Indonesia setelah Gala Premiere pada 22 Mei 2026 dan langsung mendapat respons positif dari sejumlah publik figur karena teror intens, skala produksi besar, serta perpaduan aksi brutal dan cerita emosional.
Respons publik figur
Beberapa artis yang hadir pada pemutaran perdana memuji kualitas film garapan sutradara Charles Gozali itu. Mereka menyoroti intensitas adegan aksi dan atmosfer mencekam yang konsisten sepanjang durasi.
“Kosa kata abis saking kerennya!” — Yono Bakrie
“Langsung aja sekuelnya, gausah lama-lama!” — Ardit Erwandha
“Premisnya unik banget, beda! Eksekusi bagus banget, actionnya juga, karakternya dan ansambel aktornya juara kabeh!” — Aming
Aktor Dion Wiyoko juga memberi apresiasi, menilai penggarapan film ini melampaui ekspektasi dan menonjolkan karakter kuat.
Sinopsis singkat dan karakter
Badut Gendong mengikuti kisah Darso, diperankan Marthino Lio. Darso adalah pria sederhana yang ingin membangun hidup bersama istrinya, Darsi (Dayinta Melira).
Kehidupan pasangan itu hancur ketika Darsi dan bayi yang dikandungnya menjadi korban kekerasan sekelompok preman. Peristiwa tragis ini membawa Darso pulang ke kampung halamannya dalam kondisi duka yang mendalam.
- Darso — Marthino Lio
- Darsi — Dayinta Melira
Konflik, mistisisme, dan skala cerita
Di kampung halaman, Darso justru terseret ke konflik yang lebih besar. Alur melibatkan kekacauan karena keserakahan korporasi dan ritual mistis yang memanggil entitas pendendam.
Perpaduan elemen sosial, aksi, dan horor supranatural memberi film nuansa luas dan lapis emosional. Banyak penonton menyoroti bagaimana unsur aksi tidak mengorbankan kedalaman karakter.
Keterkaitan dengan semesta 'Qodrat'
Sutradara Charles Gozali menyatakan bahwa Badut Gendong dirancang menjadi bagian dari semesta film Qodrat. Karakter dalam film ini dipersiapkan untuk memiliki keterkaitan dengan perjalanan tokoh Ustaz Qodrat di masa mendatang.
“Karakter ini memang sejak awal kami desain untuk menjadi lawan tanding Ustaz Qodrat. Namun kami ingin penonton lebih dulu memahami penderitaan dan sisi emosional dari tokoh ini,” — Charles Gozali
Penerimaan awal dan prospek
Respons positif dari publik figur memberi indikasi penerimaan penonton yang kuat. Dengan kombinasi produksi berskala besar, koreografi aksi, dan latar emosional yang dalam, film ini berpotensi menjadi pembuka semesta yang menarik untuk proyek lanjutan.
Penonton kini menantikan jadwal tayang reguler serta apakah film ini akan memicu kelanjutan narasi dalam semesta Qodrat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Marvel Rilis Cuplikan 'Avengers: Doomsday', Tayang 18 Desember 2026
Marvel merilis cuplikan resmi 'Avengers: Doomsday', sekuel Endgame yang tayang 18 Desember 2026 dan menjadi...
Harry Potter Kembali ke Bioskop Global lewat 'Back to Hogwarts' 2026
Warner Bros. Discovery akan menggelar 'Back to Hogwarts' 2026 untuk merayakan 25 tahun film Harry Potter den...
Nam Joo Hyuk Main di Drama Misteri 'Code' Eksklusif Disney+ 2027
Nam Joo Hyuk akan membintangi drama misteri Code yang tayang eksklusif di Disney+ pada 2027, disutradarai Yo...
KQ Entertainment Tempuh Jalur Hukum Lindungi ATEEZ dari Unggahan Berbahaya
KQ Entertainment menempuh jalur hukum pada 21 Juli 2026 untuk melindungi ATEEZ dari unggahan berbahaya dan m...
Sharon Jovian Bagikan Pengalaman Syuting Film 'Juminten Edan'
Aktris cilik Sharon Jovian berbagi pengalaman pertamanya main film horor 'Juminten Edan', termasuk belajar b...
Juminten Edan: Film Horor Aksi Perempuan Tayang 23 Juli 2026
Film Juminten Edan tayang 23 Juli 2026, menggabungkan horor, drama, dan laga lewat kisah perempuan difabel y...