Sharon Jovian Bagikan Pengalaman Syuting Film 'Juminten Edan'
Juminten Edan menjadi pengalaman pertama aktris cilik Sharon Jovian bermain film bergenre horor. Ia menceritakan proses syuting, persiapan peran, dan tantangan lokasi saat hadir di Pro Siniar RRI Pro 3 pada Kamis, 23 Juli 2026. Sharon awalnya mengira syuting horor akan menakutkan, tetapi akhirnya menikmati suasana kerja bersama pemain dan kru.
Pengalaman perdana di genre horor
Sharon mengaku sempat membayangkan adegan horor akan membuatnya takut. Setelah menjalani pengambilan gambar, perasaan itu berubah menjadi ketertarikan. Ia menyebut proses kerja di set justru menyenangkan dan membuatnya nyaman.
"Aku kira syuting film horor itu bakal seram. Tetapi pas dicoba ternyata tidak seram dan aku jadi suka," kata Sharon saat wawancara di Pro Siniar RRI Pro 3.
Persiapan peran dan bahasa isyarat
Untuk mendukung karakternya, Sharon mempelajari dasar-dasar bahasa isyarat. Latihan ini berguna agar interaksi dengan pemeran orang tua terasa lebih natural di layar. Tokoh Saskia yang diperankan Sharon digambarkan anak yang dekat dan penyayang terhadap ibunya, sehingga elemen dramatis keluarga semakin kuat.
Tantangan syuting di berbagai lokasi
Aktor Dimas Aditya memuji semangat Sharon selama proses syuting. Menurut Dimas, jadwal pengambilan gambar cukup menantang karena banyak adegan diambil pada malam hingga dini hari.
"Kami syuting dari siang ketemu pagi lagi di tempat-tempat seperti Gunungkidul dan pesisir pantai. Jadi memang cukup menantang," ujar Dimas Aditya.
Pengambilan gambar di Gunungkidul dan kawasan pesisir dipilih untuk membangun suasana cerita. Lokasi-lokasi tersebut mendukung nuansa horor sekaligus adegan aksi yang ditampilkan.
Tentang film Juminten Edan
Juminten Edan memadukan unsur horor, drama, dan aksi. Film disutradarai Mercy, dengan koreografi laga oleh Jonathan Ozo. Film ini mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 23 Juli 2026.
Tonton wawancara lengkap
Wawancara dan obrolan lengkap bersama para pemeran tersedia di saluran Pro Siniar. Untuk melihat rekaman, kunjungi halaman resmi Pro Siniar RRI Pro 3 di YouTube.
Dengan kombinasi drama keluarga dan aksi horor, Juminten Edan menawarkan tontonan yang berbeda dan menunjukkan kemampuan baru Sharon Jovian di layar lebar.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
No Na Rilis 'Star', Angkat Identitas Indonesia lewat Island Pop
No Na merilis 'Star' pada 18 Sep 2026, memadukan pop modern, referensi gamelan, dan nuansa tropis sebagai pe...
Film Horor Indonesia Meluncur di IHFFM 2026, Tayang di Melbourne
IHFFM 2026 diumumkan di Jakarta; festival memutar film horor bertema mitologi Indonesia di The Capitol, Melb...
Rekomendasi Film Adaptasi Gim, Termasuk Resident Evil (2026)
Tujuh rekomendasi film adaptasi gim untuk ditonton, termasuk Resident Evil yang tayang di Indonesia 16 Septe...
Produser Janji Bangun Rumah Singgah Jika Film Istimewa Capai 1 Juta
Produser film Istimewa berjanji membangun Rumah Singgah di tiap provinsi jika film mencapai satu juta penont...
Netflix Produksi Narnia: The Magician’s Nephew, Rilis Feb 2027
Netflix produksi film Narnia karya C. S. Lewis, sutradara Greta Gerwig; rilis bioskop 12 Feb 2027 dan tayang...
The Scandal Tayang di Netflix: Romansa Berbahaya di Era Joseon
The Scandal tayang di Netflix 18 Sept 2026; romansa berbahaya berlatar Joseon dengan Son Ye-jin, Ji Chang-wo...