Hj. Ansari Kunjungi MAN Sumenep, Serap Aspirasi Pendidikan Madura
SUMENEP – Anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Ansari mengunjungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kunjungan bertujuan menyerap aspirasi guru dan pengelola sekolah serta mendengar kebutuhan dunia pendidikan di Madura.
Dialog langsung dengan tenaga pendidik
Kedatangan legislator dari PDI Perjuangan Dapil Madura ini disambut hangat oleh kepala MAN Sumenep dan jajaran dewan guru. Dalam suasana kekeluargaan, Ansari berdialog langsung dengan para pendidik untuk mencatat masukan dan tantangan operasional madrasah.
Menurutnya, suara guru merupakan energi penting dalam memperjuangkan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara pembuat kebijakan dan pelaksana pendidikan di lapangan.
"Silaturahmi dan komunikasi langsung dengan para guru sangat penting. Dari sinilah kita mengetahui apa yang menjadi kebutuhan dan harapan dunia pendidikan agar bisa diperjuangkan bersama,"
Kehadiran pendamping dan hubungan alumni
Ansari hadir didampingi suaminya, Taufadi, yang merupakan alumnus MAN Sumenep angkatan 1998, serta Agus Mulyono, sahabat sang suami. Kehadiran tokoh alumni ini menjadi momentum untuk menguatkan jaringan dukungan bagi madrasah.
- Hj. Ansari — Anggota Komisi VIII DPR RI
- Taufadi — Suami dan alumnus MAN Sumenep 1998
- Agus Mulyono — Sahabat keluarga
Pesan untuk generasi muda
Ansari memberi dorongan khusus kepada siswa agar tidak takut bermimpi besar. Ia menyampaikan bahwa pendidikan adalah kunci membuka masa depan lebih baik dan menekankan pentingnya pembentukan karakter selain prestasi akademik.
"Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, jaga akhlak, dan jangan pernah takut bermimpi. Siapa pun bisa berhasil jika memiliki tekad, kerja keras, dan doa,"
Ia berharap MAN Sumenep terus melahirkan lulusan yang cerdas, berakhlak, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Kesuksesan alumni menjadi bukti kemampuan madrasah mencetak figur berkontribusi bagi masyarakat.
Komitmen advokasi dan harapan ke depan
Dalam pertemuan itu Ansari menyatakan komitmen untuk memperjuangkan aspirasi pendidikan, urusan keagamaan, pemberdayaan perempuan, dan program sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia mencontohkan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, alumnus MAN Sumenep 1998, sebagai bukti bahwa lulusan madrasah mampu berkiprah dan membawa perubahan daerah.
"Semoga dari MAN Sumenep akan lahir banyak generasi yang sukses, membawa nama baik almamater, serta memberikan manfaat bagi Madura dan bangsa Indonesia,"
Penutup pertemuan menegaskan perlunya sinergi antara lembaga pendidikan, alumni, dan wakil rakyat untuk memperkuat kualitas pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda Madura.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan: Pemkab Malang Harus Peka, RAPBD 2027 Konsisten
Fraksi PDI Perjuangan minta Pemkab Malang tangani masalah sejak dini dan pastikan RAPBD 2027 konsisten dari...
Puan Dorong Medali Asian Games 2026 Jadi Modal Perkuat Pembinaan
Puan Maharani minta setiap medali Asian Games 2026 dijadikan modal memperkuat pembinaan olahraga nasional se...
DPRD Dukung Pemberdayaan Gen Z Berbasis Kampung di Surabaya
DPRD Surabaya dukung program pemberdayaan Gen Z berbasis kampung; tekan kebutuhan pendampingan agar usaha ri...
PDI Perjuangan Minta Raperda Desa di Madiun Beri Kepastian
Fraksi PDI Perjuangan minta Raperda Desa Madiun beri kepastian kewenangan, anggaran, pengawasan, dan kesejah...
Novita Dorong Trenggalek Jadi Rumah Jaranan Dunia
Novita Hardini dorong FJTT ke-30 dan status KEN 2026 dijadikan momentum menjadikan Trenggalek rumah jaranan...
KONI Dorong Mini Soccer Trenggalek Jadi Sumber Talenta Porprov 2027
KONI Trenggalek mendorong mini soccer jadi sumber talenta Porprov Jatim 2027 lewat Turnamen Piala Dispora 20...