Angin Kencang Rusak Atap Rumah di Lhoong, Aceh Besar
Kota Jantho — Rabu (5/8), angin kencang melanda Kecamatan Lhoong, Gampong Menasah Lhok, Aceh Besar, dan merusak atap sebuah rumah milik warga. Musibah terjadi saat musim kemarau, yang membuat kondisi wilayah sebelumnya dilanda kekeringan. Kerusakan menimpa rumah milik Samsuri (56) dan membuat keluarga membutuhkan bantuan darurat.
Kerusakan rumah dan korban
Menurut laporan yang diterima dari Heri Saputra, Ketua Komando Independen Kecamatan Lhoong, atap rumah mengalami rusak berat. Penghuni rumah tercatat Samsuri bersama istri Rosmawati (53) serta anak-anak Feri Akbar (23) dan Bunga Ananda (20). Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa, namun kondisi bangunan tidak layak ditinggali sementara.
Selama ini di kecamatan Lhong juga sedang dilanda kekeringan, tiba-tiba cuaca ekstrem melanda kawasan ini. Akibat cuaca dan musibah angin kencang, rumah yang ditempati oleh 1 Unit Rumah milik Samsuri (56) bersama istrinya Rosmawati(53) dan anaknya Feri Akbar (23) dan Bunga Ananda (20) mengalami rusak berat
Heri Saputra, yang akrab disapa Pak Dek, menyampaikan kronologi dan dampak awal kejadian tersebut.
Tindakan koordinasi dan permintaan bantuan
Tim setempat telah mengirimkan data keluarga terdampak ke Dinas Sosial Aceh Besar untuk mendapat penanganan cepat. Mereka meminta penyaluran bantuan masa panik agar keluarga bisa menempati tempat aman dan memperbaiki atap sementara. Aparatur Gampong dan Muspika Lhoong juga dilibatkan dalam pengumpulan data dan koordinasi lapangan.
Heri berharap Dinas Sosial dapat segera menindaklanjuti agar kebutuhan darurat seperti penampungan sementara dan material perbaikan dapat segera disalurkan.
Situasi terkini dan imbauan
Hingga berita ini diturunkan, angin kencang masih melanda sebagian kawasan Lhoong namun belum ada laporan dampak tambahan. Petugas setempat mengimbau warga untuk menjaga keselamatan, memperkuat bangunan yang rentan, dan melaporkan kerusakan segera ke aparat desa.
Penanganan lebih lanjut bergantung pada respons instansi terkait, sementara keluarga yang terdampak menunggu bantuan darurat untuk mengatasi kerusakan berat pada tempat tinggal mereka.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kejuaraan Karate Inkanas Open Pelajar Se-Sumut Dibuka di Batubara
Kejuaraan Karate Inkanas Open antar pelajar se-Sumut dibuka di Batubara, 325 atlet dari 12 daerah bersaing m...
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan: Program untuk Profesional
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan menawarkan program pascasarjana fleksibel dan aplikatif untuk ASN, ma...
Bupati Batubara Puji Bank Sampah Berseri Ubah Sampah Jadi Pakan
Bupati Batubara memuji Bank Sampah Berseri yang mengubah sampah rumah tangga menjadi pakan dan pupuk melalui...
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...