Ancelotti Jadi Pelatih Bergaji Tertinggi di Piala Dunia 2026
Jakarta — Carlo Ancelotti, pelatih tim nasional Brasil, tercatat sebagai pelatih berpenghasilan tertinggi menjelang Piala Dunia 2026 dengan gaji sekitar 10 juta euro per tahun atau sekitar Rp203 miliar.
Ringkasan dan angka utama
Kontrak Ancelotti diperpanjang hingga 2030, menegaskan komitmen federasi terhadap ambisi juara. Gaji tinggi itu mencerminkan ekspektasi besar dari Brasil menjelang turnamen yang digelar 11 Juni sampai 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Komentar Ancelotti soal skuad
Ancelotti menyatakan keyakinannya pada kualitas pemain Brasil dan potensi jangka panjang tim. Ia menilai generasi pemain saat ini memiliki kualitas tinggi dan siap bersaing di panggung dunia.
Saya melihat skuad yang memiliki potensi besar untuk masa depan. Generasi baru yang datang dengan kualitas sangat tinggi.
Lebih jauh, ia menegaskan tekad membawa Brasil kembali meraih prestasi puncak.
Sejak menit pertama, saya memahami lebih baik, apa arti sepak bola bagi negara ini. Kami bekerja untuk membawa Brasil kembali ke puncak dunia.
Siapa Carlo Ancelotti?
Carlo Ancelotti lahir 10 Juni 1959 di Reggio, Italia. Dikenal sebagai salah satu manajer tersukses dalam sejarah sepak bola, ia memiliki catatan prestasi panjang baik sebagai pemain maupun pelatih.
Sebagai manajer, Ancelotti memimpin tim meraih trofi Liga Champions UEFA sebanyak tujuh kali, menjadikannya manajer tersukses di kompetisi itu. Ia juga pernah memenangkan Piala Eropa dua kali sebagai pemain bersama AC Milan, sehingga termasuk dalam kelompok kecil yang meraih prestasi tertinggi sebagai pemain dan pelatih.
Daftar pelatih berbayar tinggi di Piala Dunia 2026
Beberapa pelatih lain juga menerima bayaran besar, menunjukkan tingginya ekspektasi terhadap performa tim masing-masing. Berikut lima pelatih dengan bayaran tertinggi yang dirangkum menjelang turnamen:
- Carlo Ancelotti (Brasil) – sekitar 10 juta euro per tahun (~Rp203 miliar).
- Julian Nagelsmann (Jerman) – sekitar 7 juta euro per tahun (~Rp141 miliar).
- Mauricio Pochettino (Amerika Serikat) – sekitar 6 juta euro per tahun (~Rp122 miliar).
- Thomas Tuchel (Inggris) – sekitar 5,8 juta euro per tahun (~Rp117 miliar).
- Roberto Martínez (Portugal) – sekitar 4 juta euro per tahun (~Rp81 miliar).
Dampak dan ekspektasi
Nilai kontrak tinggi menunjukkan tekanan dan harapan besar yang menyertai peran pelatih di level internasional. Federasi menginvestasikan sumber daya untuk mencapai target kompetitif pada turnamen yang mempertemukan lebih banyak tim dan atensi global.
Ke depan, perhatian akan tertumpah pada persiapan tim, taktik pelatih, dan kemampuan skuad muda merealisasikan potensi yang disebut Ancelotti. Hasil di Piala Dunia 2026 akan menjadi ukuran langsung sejauh mana investasi itu membuahkan prestasi.
Berita Terkait
Raymond/Indra Singkirkan Unggulan Dua di Indonesia Open 2026
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menyingkirkan unggulan kedua Aaron Chia/Soh Wooi Yik 21-14, 21-14 di Istora S...
Errani/Vavassori Juara Ganda Campuran Roland Garros 2026
Sara Errani dan Andrea Vavassori juara ganda campuran Roland Garros 2026 setelah menaklukkan Dabrowski/King...
Perombakan Skuat: 7 Legiun Asing Tinggalkan Persija
Persija melepas tujuh pemain setelah kontrak habis, termasuk lima legiun asing dan dua pemain yang kembali u...
Tiwi/Fadia Melaju ke Perempat Final Indonesia Open 2026
Tiwi/Fadia lolos ke perempat final Indonesia Open 2026 setelah menaklukkan Yeung/Yeung 21-19, 21-18 di Istor...
Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Renang Perairan Terbesar Asia di Bali
Indonesia jadi tuan rumah 12th Asian Open Water Swimming Championship dan A•STREAM OWS Series Bali pada 13-1...
Gelandang Timnas Australia yang Jadi Kunci Socceroos 2026
Cammy Devlin, Ajdin Hrustic, dan Jackson Irvine disebut siap menjadi kunci lini tengah Socceroos menjelang P...