Aldila/Vera Jadi Runner-Up di Maroko Open 2026
Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva finis sebagai runner-up sektor ganda Maroko Open 2026 setelah kalah pada final di Club des Cheminots, Rabat, Jumat 21 Mei 2026. Mereka takluk dari pasangan Magali Kempen dan Eudice Chong melalui pertandingan tiga set yang berakhir 3-6, 6-2, dan 6-10 pada super tie-break. Hasil ini menutup perjuangan pasangan unggulan pertama di turnamen WTA 250 tersebut.
Jalannya pertandingan
Set pertama berjalan berat untuk Aldila dan Vera. Lawan tampil efektif dengan persentase servis pertama tinggi, membuat pasangan Indonesia-Rusia kesulitan membalikkan keadaan.
Kempen dan Chong memenangkan set pembuka 6-3 berkat tekanan servis dan kemampuan menyelamatkan peluang break lebih banyak. Aldila/Vera lalu merespons pada set kedua dengan permainan lebih agresif.
Balikkan pada set kedua dan penentuan
Aldila dan Vera membuka set kedua dengan tiga gim beruntun untuk memimpin 4-1, menunjukkan adaptasi strategi setelah set pertama. Keunggulan itu sempat terpangkas, namun pasangan unggulan pertama akhirnya mengunci set kedua 6-2 dan memaksa penentuan lewat super tie-break.
Pada penentuan, skor sempat imbang 4-4. Kempen dan Chong kemudian menjauh menjadi 7-5 sebelum menutup laga di 10 poin, memastikan gelar juara.
Statistik kunci
- Skor final: 3-6, 6-2, 6-10 (super tie-break)
- Persentase servis pertama Kempen/Chong pada set awal: 81,8%
- Aldila/Vera menjalani tiga super tie-break berturut-turut sejak putaran kedua
Catatan dan dampak
Kempen dan Chong meraih gelar Maroko Open setelah menyingkirkan unggulan keempat pada semifinal dan tanpa membutuhkan super tie-break pada babak sebelumnya. Sementara itu, rangkaian pertandingan ketat mengantar Aldila dan Vera menjadi finalis di Rabat.
Bagi Aldila, capaian ini menjadi torehan terbaik sepanjang musim 2026. Hasil tersebut menambah catatan empat final WTA Tour yang pernah dicapainya, sekaligus memperkuat rekam jejaknya di nomor ganda.
Penampilan solid di Rabat menegaskan kemampuan Aldila dan rekannya beradaptasi dalam laga bertekanan tinggi, meski gelar juara kali ini terlepas dari genggaman.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
AFA: Claudio Tapia Tidak Ditahan Agen Federal AS
AFA membantah klaim bahwa Claudio Tapia dan Pablo Toviggino ditahan atau disita perangkatnya oleh agen feder...
Jurgen Klopp Hampir Jadi Pelatih Timnas Jerman hingga 2030
Jurgen Klopp hampir resmi jadi pelatih Timnas Jerman dengan kontrak empat tahun sampai Piala Dunia 2030, men...
Prancis Siap Mencalonkan Diri Tuan Rumah Piala Dunia 2038 atau 2042
Prancis bersiap mencalonkan diri jadi tuan rumah Piala Dunia 2038 atau 2042 setelah studi kelayakan sejak 20...
Persija Pertahankan Hafizh hingga 2029
Persija resmi perpanjang kontrak Muhamad Hafizh hingga 2029; kiper muda jebolan EPA-20 akan dipersiapkan unt...
Alex Martin Siap Hadapi Tantangan setelah Gol Penyelamat Persebaya
Alex Martin mencetak gol krusial untuk Persebaya pada laga 99th Anniversary, meningkatkan kepercayaan diri s...
Partai Demokrat Liberal Minta UEFA Tinggalkan FIFA
Partai Demokrat Liberal Inggris mendesak UEFA dan FA mundur dari FIFA menyusul kontroversi keputusan dan keb...