DPR Dorong UMKM Sidoarjo Manfaatkan KUR Rp100 Juta
Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat untuk mempercepat pengembangan usaha. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan ke UMKM Bolu Minul di Desa Plaosan, Kecamatan Wonoayu, Selasa 28 Juli 2026. Ia menyoroti kemudahan akses pembiayaan serta kendala infrastruktur yang menghambat produksi dan distribusi.
KUR: Peluang permodalan tanpa agunan
Bambang menyatakan pemerintah sudah mempermudah akses KUR. Pelaku UMKM dapat mengajukan pinjaman hingga Rp100 juta tanpa agunan untuk membeli peralatan produksi atau menambah kapasitas usaha. Ia juga menawarkan bantuan mempertemukan pelaku usaha dengan mitra Kementerian UMKM dan perbankan Himbara, khususnya BRI, agar proses pengembangan berjalan lebih cepat.
Pak Prabowo sudah mengeluarkan program KUR yang dipermudah. Sampai Rp100 juta tanpa agunan. Ini bisa dimanfaatkan untuk membeli peralatan produksi sehingga kapasitas usaha meningkat.
Langkah ini diharapkan mendorong UMKM yang baru viral seperti Bolu Minul untuk memenuhi lonjakan permintaan tanpa terbebani modal.
Kendala infrastruktur dan lingkungan
Selain akses permodalan, para pelaku usaha menyampaikan kendala lain saat menerima kunjungan. Isu yang muncul meliputi kondisi jalan desa yang menyulitkan distribusi serta masalah pengelolaan sampah di sekitar lokasi produksi. Bambang menegaskan bahwa penyediaan infrastruktur dasar menjadi tanggung jawab pemerintahan setempat.
Kalau ada kesulitan, pemerintah daerah harus hadir. Pengusaha sudah membayar pajak sehingga pelayanan dasar seperti infrastruktur dan pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab pemerintah. Saya akan terus mengawal aspirasi ini hingga ke pemerintah desa, kecamatan, maupun kabupaten.
Ia menjelaskan pembangunan jalan desa merupakan kewenangan pemerintah desa dengan dukungan pemerintah kabupaten bila diperlukan. Sementara penanganan sampah disebut sebagai kewajiban pemerintah daerah dan tidak boleh dibebankan kepada pelaku usaha.
Respon pemilik UMKM
Pemilik UMKM Bolu Minul, Fina, menyambut baik perhatian dan kunjungan Bambang. Ia berharap kemudahan akses permodalan dan penanganan persoalan infrastruktur dapat mendorong pertumbuhan usaha dan penyerapan tenaga kerja lokal.
Kami berterima kasih kepada Bapak Bambang Haryo Soekartono yang sudah datang langsung melihat kondisi usaha kami dan memberikan solusi. Perhatian ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkembang, meningkatkan kualitas produk, serta membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan yang lebih besar bagi masyarakat sekitar.
Kunjungan ini memberi dorongan konkret bagi UMKM lokal. Tindak lanjut dari pemerintah desa, kabupaten, serta koordinasi dengan perbankan akan menentukan seberapa cepat dukungan tersebut terealisasi di lapangan.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...