Menkomdigi: AI untuk Bansos dan Penguatan UMKM
Menkomunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) harus diarahkan untuk memperkuat ekonomi riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta pada Jumat, 19 Juni 2026, sehubungan dengan rencana digitalisasi bantuan sosial dan dukungan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Rencana digitalisasi bansos
Meutya menjelaskan bahwa program digitalisasi bantuan sosial akan mencakup sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dan berpotensi menjangkau hingga 50 juta penerima bantuan di seluruh Indonesia. Menurutnya, upaya ini merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan AI dalam skala besar dan berkelanjutan.
"Kalau program ini berjalan sesuai rencana, maka ini akan menjadi salah satu program digital inclusion terbesar di kawasan,"
Potensi untuk UMKM
Selain bansos, Meutya menyebut AI juga dapat dimanfaatkan untuk memperkuat sektor UMKM. Ia menekankan arah kebijakan adalah agar teknologi memberi manfaat nyata bagi pelaku usaha kecil dan menengah, serta mendorong pemulihan ekonomi riil.
Manfaat operasional AI
Menurut Menkomdigi, pemanfaatan AI akan meningkatkan kualitas pengelolaan data penerima bantuan. Penggunaan AI memungkinkan proses verifikasi, pemutakhiran data, dan pengambilan keputusan berjalan lebih cepat dan lebih tepat.
- Analisis data penerima bansos secara lebih akurat
- Peningkatan kecepatan proses verifikasi
- Efisiensi dalam pemutakhiran data dan pengambilan keputusan
"AI membantu pemerintah mengelola dan menganalisis data dengan lebih baik. Sehingga proses verifikasi, pembaruan data penerima, hingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih akurat,"
Skala dan prospek
Meutya menilai bila pelaksanaan berjalan sesuai rencana, program ini bukan hanya berdampak nasional tetapi juga berpotensi menjadi salah satu inisiatif inklusi digital terbesar di Asia Tenggara. Pernyataan itu menegaskan ambisi pemerintah memanfaatkan AI untuk tujuan sosial-ekonomi.
Langkah selanjutnya menurut pernyataan resmi adalah mempercepat implementasi teknis dan koordinasi antarinstansi untuk memastikan AI dapat diterapkan secara andal dan memberi manfaat langsung kepada penerima bansos serta pelaku UMKM.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Yenny Wahid: Kebebasan Harus Bawa Kebahagiaan Bersama
Yenny Wahid mengatakan kebebasan harus menghasilkan kebahagiaan bersama dan tidak boleh merugikan orang lain...
Prabowo Undang Petugas Upacara HUT ke-81 ke Hambalang
Presiden Prabowo mengundang petugas upacara HUT ke-81 ke Hambalang sebagai bentuk apresiasi dan pesan menjag...
Menhub Pastikan Pembenahan Menyeluruh Keselamatan Pelayaran
Menhub Dudy Purwagandhi pastikan evaluasi menyeluruh keselamatan pelayaran pasca empat kecelakaan, tekan int...
Pemerintah Rencanakan Pemangkasan Kuota BBM Subsidi 2027
Pemerintah berencana memangkas kuota BBM subsidi menjadi 20,09 juta kl pada 2027, sambil menaikkan alokasi a...
Mendagri Koordinasi Percepatan Penanganan Dampak Gempa NTT
Mendagri Tito Karnavian terus koordinasi percepatan penanganan gempa NTT, fokus evakuasi, listrik, dan distr...
Mendagri Waspadai Gempa Susulan di NTT, Penanganan Dimulai di Pelabuhan
Mendagri Tito Karnavian mengingatkan potensi gempa susulan di NTT; Kementerian PU akan asesmen kerusakan di...