Otomotif

209 Instruktur Bersaing di Astra Honda Safety Riding Competition 2026

Bagikan:
Instruktur mengikuti Astra Honda Safety Riding Competition 2026 di Cikarang

JAKARTA — Sebanyak 209 instruktur terbaik dari seluruh Indonesia beradu keterampilan pada Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) ke-17. Kompetisi digelar pada 4–7 Agustus 2026 di Astra Honda Motor Safety Riding Park, Cikarang, dengan tema "Beyond Seventeen, The Change Makers". Tujuannya untuk menjaga standar instruktur dan memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan keselamatan berkendara.

Peserta, kategori, dan seleksi

Ratusan peserta ini lolos setelah melalui seleksi regional yang menyingkirkan ribuan calon dari berbagai daerah. Pada babak nasional, mereka bersaing dalam sembilan kategori untuk menguji kemampuan teknis dan edukasi keselamatan.

  • Kelas instruktur big bike
  • Kelas sport
  • Kelas automatic
  • Inovasi edukasi keselamatan berkendara untuk anak-anak

Kompetisi tidak hanya menilai keterampilan mengemudi aman, tetapi juga kemampuan instruktur dalam menyusun metode edukasi yang efektif untuk masyarakat.

AHM: menjaga standar dan mencetak agen perubahan

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengatakan acara ini menjadi salah satu upaya perusahaan untuk mempertahankan kualitas pengajaran keselamatan berkendara di jaringan mereka.

"Kami secara konsisten mengembangkan AHSRIC sebagai bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas edukasi keselamatan berkendara di Indonesia. Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah membangun keterampilan berkendara sekaligus mencetak individu-individu yang menjadi teladan keselamatan di seluruh penjuru negeri. Merekalah agen perubahan yang membawa nilai 'Cari Aman' kepada jutaan masyarakat Indonesia,"

Andy menekankan bahwa selain keterampilan teknis, sikap dan kemampuan komunikasi peserta menjadi penilaian penting karena instruktur diharapkan aktif melakukan kampanye keselamatan di wilayah masing-masing.

Peran instruktur di garis depan kampanye

General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menambahkan bahwa instruktur adalah garda terdepan dalam menyebarkan praktik berkendara aman.

"Bersama jaringan kami untuk menyiapkan para instruktur memiliki skill yang terasah, tervalidasi, sehingga mereka nanti menjadi bagian dari garda terdepan yang mengampanyekan keselamatan berkendara di wilayahnya masing-masing,"

Ia berharap kompetisi ini mendorong instruktur dan jaringan untuk melakukan kampanye keselamatan secara sistematis, terstruktur, dan masif di tingkat lokal.

Impak dan prospek ke depan

Dengan tema yang menempatkan instruktur sebagai change makers, AHSRIC 2026 diarahkan menjadi platform pembaharuan metode edukasi keselamatan berkendara. Penajaman standar dan pertukaran praktik terbaik antar instruktur diperkirakan meningkatkan kualitas kampanye "Cari Aman" di lapangan.

Ke depan, program pendampingan dan verifikasi kompetensi instruktur dari AHM diharapkan terus berlanjut agar dampak edukasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat pengguna jalan.

Fikri Hidayat
Penulis
Fikri Hidayat

Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.

Berita Terkait