Aceh Besar Kumpulkan 86 Kantong Darah di Hari Anak Nasional
KOTA JANTHO — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar aksi donor darah dan pemeriksaan kesehatan di Lobi Kantor Bupati, Senin (27/7). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 dan berhasil menghimpun 86 kantong darah.
Dalam aksi itu, selain melibatkan Aparatur Sipil Negara, turut serta Bupati H. Muharram Idris, Wakil Bupati Drs. Syukri, dan Sekdakab Bahrul Jamil SSos MSi yang ikut mendonorkan darahnya.
Hasil donor dan partisipan
Donor darah yang berlangsung di lobi kantor ini merupakan kegiatan kolaborasi antara Pemkab Aceh Besar dan PMI setempat. Dari catatan panitia, aksi tersebut berhasil mengumpulkan 86 kantong darah yang disumbangkan oleh pegawai pemerintah daerah dan masyarakat.
Partisipan kegiatan tidak hanya berasal dari pejabat pimpinan daerah. Kepala OPD, ASN, serta tenaga PPPK di lingkungan Pemkab Aceh Besar juga rutin mengikuti aksi donor darah ini.
Pesan Bupati
"Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian kita terhadap sesama. Donor darah adalah tindakan mulia yang bisa menyelamatkan nyawa banyak orang. Semoga langkah kecil ini bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Bupati Muharram Idris.
Bupati didampingi Wakil Bupati menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan semacam ini penting untuk memperkuat kepedulian sosial. Ia berharap donor darah menjadi kebiasaan di kalangan pegawai dan masyarakat luas.
Agenda rutin dan kerja sama
Pemkab Aceh Besar menyatakan bahwa donor darah tersebut merupakan bagian dari agenda rutin. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala dan melibatkan berbagai unsur pemerintahan daerah sebagai bentuk kontribusi terhadap kebutuhan darah di rumah sakit dan fasilitas kesehatan.
Kerja sama dengan PMI menjadi kunci pelaksanaan kegiatan, terutama dalam hal teknis pengumpulan, pemeriksaan kesehatan pendonor, dan penyimpanan darah yang aman.
Dampak dan prospek
Donor darah massal seperti ini berpotensi membantu ketersediaan stok darah untuk pasien yang membutuhkan. Selain menyelamatkan nyawa, kegiatan juga memperkuat budaya kemanusiaan antarpegawai dan masyarakat.
Pemkab menyatakan akan melanjutkan agenda rutin ini dan mendorong partisipasi lebih luas pada pelaksanaan donor darah berikutnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...
Korban Tenggelam di Nagan Raya Ditemukan Meninggal
Jenazah Hamdani (42) ditemukan Minggu 20/9 sekitar 11.45 WIB, 100 meter dari lokasi hilang di Desa Agoi Kari...
Bendungan Lau Simeme Dimulai, DPRD Minta Perencanaan Pengendalian Banjir
DPRD Medan menyambut pengisian awal Bendungan Lau Simeme dan mendorong Pemko Medan susun perencanaan pengend...
Aceh Timur Tekuk Lhokseumawe 3-1 di GSI Provinsi Aceh
Aceh Timur menang 3-1 atas Lhokseumawe di GSI Provinsi Aceh, Sabtu (19/9), dengan dua gol dari Muhammad Alfa...