Ekonomi

156 Karyawan HS Surya Diboyong Umrah, Momen Haru di Magelang

Bagikan:
Rombongan karyawan HS Surya Group berangkat umrah dari Magelang

HS Surya Group memberangkatkan 156 karyawan umrah pada Senin pagi, 3 Agustus 2026 dari halaman Masjid Al Karomah, area pabrik di Jalan Pendem, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Keberangkatan dibiayai penuh perusahaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pencapaian kerja karyawan.

Momen haru dan cerita karyawan

Suasana haru menyelimuti pelepasan rombongan. Dua saudara kembar, Yoga dan Yogi (20), tak kuasa menahan tangis saat bersiap naik bus. Mereka terpilih setelah mencapai target di bagian packing.

"Saya tidak menyangka, di usia yang baru 20 tahun sudah diberi kesempatan berangkat umrah,"

Ibu kedua remaja itu, Asnani, juga meneteskan air mata bahagia dan mendoakan keselamatan putra-putranya selama menunaikan ibadah.

"Alhamdulillah, seneng banget. Mereka dapat pergi umrah, semoga diberi kesehatan, kelancaran, sampai nanti pulang kembali. Menjadi manusia yang lebih baik,"

Seleksi dan penghargaan

Perusahaan memilih penerima umrah berdasarkan beberapa kriteria. Penilaian mencakup ketekunan beribadah, loyalitas, dan pencapaian target kerja. Beberapa karyawan baru yang baru bekerja dua sampai lima bulan juga mendapat kesempatan karena prestasi khusus.

"Waktu itu ada lomba di pabrik. Saat acara puncak saya diminta membaca Tilawatil Quran, lalu Pak Suryo langsung memberikan hadiah tiket umrah,"

Seorang operator produksi, Izzatul Muna, mengaku tak kuasa berkata-kata saat menerima pemberitahuan melalui WhatsApp bahwa ia terpilih.

"Saya hanya bisa menangis ketika membaca pemberitahuan terpilih berangkat umrah melalui WhatsApp,"

Tujuan dan sejarah program

CEO HS Surya Group, Muhammad Suryo, mengatakan program ini rutin digelar sejak 2013. Tahun ini jumlah peserta naik signifikan menjadi 156 orang, dibandingkan puluhan peserta pada awal program.

"Hingga sekarang sudah 13 tahun, hanya saja dulu jumlah pesertanya masih puluhan orang. Kalau sekarang rata-rata setiap tahun 100 orang kami berangkatkan umrah,"

Suryo menjelaskan keberangkatan ini adalah bentuk terima kasih perusahaan atas kerja keras karyawan. Ia menegaskan bahwa sebagian rezeki perusahaan memang menjadi hak karyawan.

"Kita semua bekerja mencari rezeki. Sebagian dari rezeki itu memang menjadi hak mereka,"

Pesan pribadi CEO

Di hadapan jamaah yang berangkat, Suryo menyampaikan permintaan khusus. Ia meminta para karyawan menitipkan doa untuk mendiang istrinya, Anis Syarifah, yang menurutnya banyak berjasa sejak merintis usaha.

"Lepaskan sejenak urusan pekerjaan di sini. Saya titip doa saat teman-teman berada di tempat yang paling mustajab di Tanah Suci,"

Suryo mengenang pengorbanan dan kasih sayang sang istri yang tak akan dilupakan. Pelepasan rombongan ditandai suasana haru dan doa bersama dari keluarga serta rekan kerja.

Program umrah tahunan ini tidak hanya memberi kesempatan ibadah, tetapi juga memperkuat hubungan perusahaan dan karyawan melalui penghargaan konkret atas kinerja dan loyalitas.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait