Zverev Raih Gelar Grand Slam Pertama di Roland Garros
Alexander Zverev meraih gelar Grand Slam pertamanya usai menjuarai French Open 2026, Minggu 7 Juni 2026, di Lapangan Philippe-Chatrier, Paris. Dia mengalahkan Flavio Cobolli dalam lima set 6-1, 4-6, 6-4, 6-7(5), 6-1 dalam laga yang berlangsung 4 jam 16 menit. Kemenangan ini menutup rentetan kegagalan Zverev di final grand slam sebelumnya.
Jalannya pertandingan
Zverev tampil dominan pada set pertama dan ketiga, menunjukkan stabilitas servis dan serangan bertubi-tubi. Cobolli bangkit di set kedua dan memaksa tie-break dramatis pada set keempat yang dimenangi pemain Italia tersebut.
Set penentu kembali didominasi Zverev yang tak memberi ruang bagi lawan untuk mempertahankan kembali momentum. Usai pukulan akhir, petenis berkebangsaan Jerman itu tampak terharu dan tersungkur di lapangan sebelum memeluk lawan yang lebih muda lima tahun.
Reaksi dan momen emosional
“Lapangan ini sangat spesial bagi saya dalam banyak hal. Kini, saya mendapatkan akhir yang bahagia di sini,”
Kata-kata itu keluar dari mulut Zverev setelah upacara penyerahan trofi. Cobolli juga memberi penghormatan dalam sambutannya, mengakui pencapaian lawan dan berharap mendapat kesempatan berikutnya.
“Sekarang mimpimu telah terwujud, biarkan saya menang pada kesempatan berikutnya,”
Makna sejarah bagi tenis Jerman
Gelar ini bersejarah untuk tenis Jerman. Zverev menjadi pria Jerman pertama yang menjuarai Roland Garros sejak Henner Henkel pada 1937. Dia juga tercatat sebagai petenis putra Jerman ketiga di era terbuka yang memenangkan grand slam, setelah Boris Becker dan Michael Stich.
Catatan karier dan konteks
Kemenangan ini mengakhiri rangkaian kekalahan Zverev di final grand slam yang sempat membayangi kariernya. Sebelumnya ia kalah di final:
- AS Terbuka 2020
- Prancis Terbuka 2024
- Australia Terbuka 2025
Selain itu, keberhasilan ini terasa bermakna karena terjadi di lapangan yang menyimpan kenangan pahit; pada 2022 Zverev sempat mengalami cedera pergelangan kaki yang parah di semifinal melawan Rafael Nadal.
Penutup
Kemenangan Zverev di Paris bukan hanya soal gelar pertama Grand Slam. Ini juga menandai momen pembalasan dan penyelesaian babak panjang dalam kariernya, serta menegaskan posisinya di antara unggulan teratas di turnamen besar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Vozinha Tolak Inter Miami, Pilih Perkuat Colo-Colo
Vozinha menolak Inter Miami dan resmi gabung Colo-Colo dengan kontrak 18 bulan setelah penampilan cemerlang...
De la Fuente Bongkar Kunci Spanyol Juara Piala Dunia 2026
De la Fuente sebut kekompakan, pertahanan kokoh, dan peran pemain senior jadi kunci Spanyol juara Piala Duni...
Dedi Kusnandar Puji Kemenangan Persib 1-0, Harap Suporter Tetap Tertib
Dedi Kusnandar memuji kemenangan Persib 1-0 atas Arema di Piala Presiden 2026 dan berharap suporter tetap te...
Trump Menanggapi Ferran Torres yang Pakai Topi 'Make Spain Great Again'
Donald Trump menanggapi topi 'Make Spain Great Again' yang dipakai Ferran Torres saat parade juara Piala Dun...
Igor Tolic Debut Manis di Piala Presiden: Persib 1-0 Arema
Igor Tolic memulai debut sebagai pelatih kepala Persib dengan kemenangan 1-0 atas Arema di Piala Presiden 20...
Igor Tolic Puji Suporter Berdampingan di Si Jalak Harupat
Igor Tolic memuji suporter Persib dan Arema yang duduk berdampingan di Si Jalak Harupat, menyebutnya gambara...