Kapten Persita Muhammad Toha Resmi Gabung DPMM FC Brunei
Muhammad Toha, kapten Persita Tangerang, resmi meninggalkan klub untuk bergabung dengan DPMM FC asal Brunei Darussalam. Pengumuman resmi dilakukan Senin, 8 Juni 2026, setelah Toha memutuskan mencari pengalaman berkompetisi di luar negeri. Kepergian ini menutup perjalanan hampir satu dekade Toha bersama Persita sejak 2017.
Perjalanan karier di Persita
Toha, 29 tahun, merupakan produk pengalaman panjang bersama Persita Tangerang. Sejak 2017 ia menjadi figur sentral dan simbol konsistensi klub.
Selama masa baktinya, pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu telah mencatatkan lebih dari 200 penampilan untuk Persita. Dedikasi dan kepemimpinannya membuat dia dipilih sebagai kapten tim hingga musim terakhir.
Musim 2025-2026: Statistik dan peran
Pada Super League 2025-2026, Toha tampil sebanyak 29 kali, dengan 27 di antaranya sebagai starter. Performa ini menegaskan perannya sebagai jantung pertahanan dan pemimpin di lapangan.
Kontribusi tersebut juga muncul di luar lapangan, di mana ia dikenal sebagai teladan profesionalisme untuk pemain muda klub.
Alasan kepindahan dan harapan pribadi
Toha menyatakan niatnya untuk berkembang dengan mencari pengalaman di kompetisi asing. Ia ingin mempertahankan karakter permainan, sikap, dan gaya hidup profesional yang sudah dibangun.
"Saya ingin bersama-sama menaikkan level permainan dan ingin Persita bisa lebih baik lagi di masa mendatang,"
"Saya harus bisa memberi contoh kepada pemain lain terutama yang masih muda,"
"Di manapun kami bermain suporter pasti datang dan ramai, ini menunjukkan warga Tangerang sangat mencintai sepak bola,"
"Saya berharap fans tidak lelah untuk terus mendukung dan membela tim ini,"
Dalam pernyataannya, Toha juga menyampaikan kebanggaan bisa menembus angka 200 pertandingan bersama Persita. Kepindahan ke DPMM FC menandai pengalaman internasional pertamanya setelah seluruh karier profesional dijalani di Indonesia.
Respons klub dan makna bagi Persita
Manajemen Persita menyampaikan apresiasi atas kontribusi Toha selama hampir satu dekade. Mereka menilai dedikasi dan kepemimpinannya merupakan warisan penting bagi generasi pemain berikutnya.
"Sekali pendekar, selamanya pendekar,"
Persita juga mendoakan yang terbaik untuk langkah baru Toha di luar negeri dan berharap nilai profesionalismenya menjadi contoh yang berlangsung lama di tubuh klub.
Implikasi dan prospek ke depan
Kepindahan Toha membuka peluang bagi Persita untuk merombak struktur pemain belakang dan memberi kesempatan bagi talenta muda. Bagi Toha, ini adalah momen uji kemampuan di level internasional yang bisa memperkaya pengalaman dan nilai profesionalnya.
Persita berharap warisan kepemimpinan Toha menjadi pijakan bagi generasi berikutnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bintang/Sofyan Tantang Wakil Qatar di Final Voli Pantai Asian Games
Bintang/Sofyan ke final voli pantai Asian Games 2026 dan akan menghadapi wakil Qatar, Cherif Samba/Ahmed Jan...
Prancis vs Italia: Zidane Jalani Laga Kandang Perdana
Prancis menjamu Italia di Stade de France, Jumat 2 Oktober 2026; laga ini jadi pertandingan kandang pertama...
Duo Esposito Jadi Senjata Mancini Hadapi Prancis
Mancini diprediksi menurunkan kakak-beradik Esposito melawan Prancis pada 3 Oktober, setelah Kean absen; Kay...
Ronaldo Tinggalkan Pemusatan Latihan, Masa Depan di Portugal Diragukan
Cristiano Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Portugal pada awal Oktober 2026, memicu spekulasi soal pens...
Gagal Lolos Final, Pelatih Malaysia: Kami Telah Berikan Segalanya
Malaysia gagal ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia menang 9-2, unggul produktivitas gol meski poi...
Herdman: Tiga Gol dalam 37 Detik Berawal dari Latihan
Herdman ungkap tiga gol dalam 37 detik vs Bangladesh berawal dari latihan mencetak tiga gol dalam 30 detik y...