YAKITA Dorong Sinergi Hukum, Rehabilitasi, Keluarga Lawan Narkoba
Yayasan Harapan Permata Hati Kita (YAKITA) mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat penanggulangan narkoba lewat sinergi penegakan hukum, rehabilitasi, dan penguatan keluarga. Ajakan itu disampaikan pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 30 Juni 2026 di Ciawi, Bogor. Langkah ini muncul menyusul data terbaru yang menunjukkan kenaikan prevalensi penyalahgunaan narkotika pada 2025.
Data survei dan urgensi penanganan
Hasil Survei Nasional Prevalensi Penyalahgunaan Narkotika 2025 yang dikerjakan oleh BNN bersama BRIN dan BPS menunjukkan kenaikan prevalensi dari 1,73 persen pada 2023 menjadi 2,11 persen pada 2025. Angka itu setara sekitar 4,15 juta penduduk usia 15–64 tahun.
BNN juga mencatat lingkungan sosial sebagai faktor dominan penyalahgunaan narkotika. Laporan menunjukkan sekitar 50 orang meninggal setiap hari akibat narkoba, atau sekitar 18 ribu per tahun, dengan mayoritas korban berusia 14–25 tahun.
Pendekatan seimbang: hukum dan rehabilitasi
Para pembicara menilai strategi nasional harus menyeimbangkan penegakan hukum dan layanan rehabilitasi. Mereka sepakat bandar dan jaringan peredaran harus ditindak tegas, sementara penyalahguna perlu akses rehabilitasi sesuai statusnya sebagai korban atau pecandu.
"Kebijakan penanggulangan narkotika harus berjalan secara seimbang. Dengan pendekatan yang tepat, kita tidak hanya menyelamatkan individu, tetapi juga menjaga kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045."
Anang Iskandar, mantan Kepala BNN, menegaskan bahwa tindakan tegas terhadap bandar tidak boleh mengesampingkan hak penyalahguna untuk mendapatkan layanan pemulihan.
Peran keluarga dalam proses pemulihan
YAKITA menekankan bahwa rehabilitasi efektif jika didukung keluarga dan lingkungan. Founder YAKITA, Joyce Djaelani Gordon, menyatakan bahwa penyintas membutuhkan kesempatan kedua dan pendampingan berkelanjutan.
"Rehabilitasi bukanlah akhir proses pemulihan, melainkan awal membangun kembali kehidupan. Keluarga, masyarakat, dan pemerintah perlu hadir bersama agar penyintas memiliki kesempatan kedua untuk pulih dan berkarya."
Musisi Ivanka Slank membagikan pengalaman pemulihannya. Ia menyebut dukungan keluarga sebagai titik balik utama dalam proses pemulihan dan mendorong masyarakat untuk mendampingi, bukan menghakimi.
"Titik balik saya bukan dimulai dari rehabilitasi, melainkan dari kesadaran untuk berubah dan dukungan penuh keluarga."
Rehabilitasi sebagai investasi sosial
Co-Founder PT PBG, Perry Primanda, menilai rehabilitasi dapat mengubah penyintas menjadi individu produktif. Ia menekankan kesempatan kedua sebagai bentuk investasi bagi pembangunan bangsa.
"Rehabilitasi bukan sekadar menghentikan ketergantungan, tetapi mengubah cara berpikir dan membangun harapan."
Kesimpulan dan harapan ke depan
YAKITA berharap penanggulangan narkoba menjadi gerakan bersama yang menggabungkan penegakan hukum, layanan rehabilitasi, dan ketahanan keluarga. Pendekatan terpadu ini dianggap penting untuk menurunkan prevalensi dan menjaga kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Secara ringkas, peserta acara menekankan perlunya kebijakan seimbang, dukungan keluarga, dan akses pemulihan untuk mengurangi dampak sosial dan korban jiwa dari penyalahgunaan narkotika.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BMKG: Hujan Lebat Diperkirakan Guyur Bengkulu hingga Papua Barat Daya
BMKG peringatkan potensi hujan lebat di beberapa provinsi pada sepekan ke depan, termasuk Bengkulu dan Papua...
Pemerintah Percepat SPKLU untuk Transisi Kendaraan Listrik
Menko AHY minta percepatan pembangunan SPKLU dan penguatan ekosistem lewat insentif, rantai pasok baterai, d...
Kemkomdigi Tegaskan Judi Online dan Offline Berpotensi Pidana
Kemkomdigi peringatkan judi online dan offline berpotensi pidana; 126.180 konten judi ditindak selama 1-28 J...
Hari Bhayangkara ke-80: Tema, Filosofi Logo dan Maknanya
Polri memperingati Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 dengan tema '80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masya...
Kemkomdigi Panggil Meta soal Spam Komentar Promosi Judol
Kemkomdigi akan memanggil Meta terkait temuan spam komentar promosi judi online yang paling banyak muncul di...
Pemprov DKI Percepat 7 Proyek Infrastruktur Jelang Lima Abad
Pemprov DKI percepat tujuh proyek infrastruktur menjelang lima abad Jakarta untuk tingkatkan kenyamanan, mob...