Pemprov DKI Percepat 7 Proyek Infrastruktur Jelang Lima Abad
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat tujuh proyek infrastruktur menjelang perayaan lima abad kota pada akhir Juni 2026. Percepatan berlangsung di sejumlah lokasi utama Jakarta untuk meningkatkan kenyamanan, mobilitas, dan daya saing ekonomi ibu kota.
Inti percepatan dan tujuan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan percepatan pembangunan dimaksudkan agar manfaatnya langsung dirasakan warga dalam aktivitas sehari-hari. Pembangunan diarahkan untuk menjadikan Jakarta lebih mudah diakses dan lebih nyaman.
Yang paling penting, warga Jakarta hidupnya nyaman, mudah, dan bahagia
Rincian tujuh proyek utama
Pemprov menyebutkan sejumlah proyek prioritas yang dipercepat. Rincian proyek menargetkan penanganan sampah, pengendalian banjir, konektivitas transportasi, dan fasilitas kesehatan.
- Pembangkit listrik tenaga sampah di lokasi Bantargebang, Tanjungan, dan Sunter untuk mengelola limbah kota.
- Normalisasi sungai dan pengerukan kali untuk mengurangi risiko banjir pada musim hujan.
- Jalur bawah tanah Bundaran HI—stasiun MRT terintegrasi yang juga menyediakan ruang komersial bagi pelaku UMKM.
- Pedestrian deck di Dukuh Atas untuk menghubungkan moda transportasi publik secara lebih efisien.
- Pembongkaran tiang monorel terbengkalai di Jalan Rasuna Said sebagai bagian dari penataan kawasan perkotaan.
- Jembatan penghubung antara Jakarta International Stadium (JIS) dan kawasan Ancol.
- Kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras untuk memperkuat layanan kesehatan regional.
Manfaat bagi warga dan ekonomi
Selain fisik, kebijakan ini mencakup peningkatan layanan transportasi umum. Pemerintah menyediakan fasilitas gratis untuk 15 golongan masyarakat dan memasang target peningkatan aksesibilitas publik.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menilai proyek terpadu akan memperkuat aktivitas ekonomi pusat kota dan pariwisata.
Berbagai kegiatan di kawasan Bundaran HI diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan serta mendorong tingkat okupansi hotel di Jakarta
Jadwal dan tindak lanjut
Beberapa proyek sudah memasuki tahap desain dan pelelangan; proyek lain akan mulai konstruksi setelah perizinan selesai. Pemprov menegaskan percepatan tidak mengorbankan aspek keselamatan dan lingkungan.
Ke depan, pemerintah akan memantau dampak pembangunan terhadap mobilitas warga dan perekonomian lokal, serta menyesuaikan langkah jika diperlukan agar target lima abad Jakarta memberikan manfaat luas bagi publik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mitra Karawangjaya Ungkap Hambatan Pengelolaan Kawasan Industri
PT Mitra Karawangjaya menyampaikan kendala SHGB, SIPA, akses tol, dan gangguan keamanan yang mengancam kepas...
JPPI Minta Sekolah Terbuka dalam Penanganan Perundungan
JPPI mendesak sekolah bersikap terbuka menangani perundungan, mendorong SOP, akreditasi, dan sosialisasi unt...
BBM dan Avtur Indonesia Termurah di ASEAN, Diesel di Posisi Ketiga
Harga bensin RON 92, RON 95, dan avtur di Indonesia tercatat paling murah di Asia Tenggara; diesel berada di...
Puan: Satuan Baru TNI Harus Perkuat Pertahanan dan Kedaulatan
Puan Maharani minta satuan baru TNI diiringi penguatan kemampuan pertahanan dan dukungan pemerintah usai pel...
Kemenimipas: Sosok di Kamar Mewah Lapas Cibinong Adalah Jimmy Masrin
Kemenimipas menyatakan sosok di kamar mewah Lapas Cibinong adalah terpidana korupsi Jimmy Masrin berdasarkan...
Ombudsman Siapkan Investigasi Tata Kelola Lapas Cibinong
Ombudsman siapkan investigasi menyeluruh atas tata kelola Lapas Kelas IIA Cibinong setelah ditemukan fasilit...