Otomotif

Wuling Aira ev Raih 3.500+ SPK dalam Dua Minggu Peluncuran

Bagikan:
Wuling Aira ev di pameran, city car listrik berdesain Neo Classic

JAKARTA — Wuling Aira ev mencatat lebih dari 3.500 SPK dalam dua minggu sejak peluncuran nasional pada Agustus 2026. Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme konsumen terhadap city car listrik yang diposisikan sebagai solusi mobilitas perkotaan.

Penjualan dan respons pasar

Data penjualan awal menunjukkan Aira ev diterima pasar secara positif. Rekor lebih dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) tercapai hanya dalam 14 hari setelah peluncuran nasional.

Menurut Wuling, angka itu memperkuat posisi Aira ev sebagai pilihan praktis bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan listrik ringkas berfitur modern.

Komentar resmi Wuling

"Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap Wuling Aira ev yang telah mencatat lebih dari 3.500 SPK hanya dalam dua pekan setelah peluncuran nasional,"

Kutipan di atas disampaikan oleh Kharismawan Awangga, Sales Director Wuling Motors. Pernyataan ini menegaskan optimisme perusahaan terhadap adopsi kendaraan listrik di pasar Indonesia.

Desain, karakter, dan inspirasi

Aira ev hadir dengan empat karakter utama: Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman. Eksterior mengusung Neo Classic Design, sedangkan kabin memakai konsep Fun Pod Interior Design untuk tampilan yang ekspresif.

Dalam materi peluncuran disebutkan juga inspirasi desain dari Disney and Pixar’s Toy Story 5, yang tampilkan pendekatan desain yang ringan dan akrab bagi pengguna kota.

Fitur teknis dan biaya operasional

Aira ev dilengkapi layar kontrol 10,1 inci dengan koneksi smartphone dan Internet of Vehicle (IoV). Untuk pengisian cepat, tersedia DC Fast Charging dengan standar CCS2.

Wuling memaparkan estimasi biaya energi sekitar Rp151 per kilometer. Mobil ini juga menawarkan radius putar 4,5 meter, konfigurasi empat pintu untuk akses mudah, dan kapasitas bagasi hingga 838 liter.

Produksi lokal dan TKDN

Aira ev diproduksi di pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat. Produk ini memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN 42,5%), sebagai wujud investasi manufaktur kendaraan listrik di Indonesia.

Prospek dan langkah selanjutnya

Dengan respons awal yang kuat, Wuling menyatakan akan terus menghadirkan produk dan layanan yang relevan untuk mendorong adopsi kendaraan listrik. Keberhasilan SPK awal membuka peluang perluasan layanan aftersales dan jaringan pengisian daya.

Ke depan, pemantauan terhadap realisasi pengiriman unit dan dukungan infrastruktur akan menjadi indikator utama keberlanjutan permintaan Aira ev di pasar domestik.

Fikri Hidayat
Penulis
Fikri Hidayat

Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.

Berita Terkait