Wings Air Buka Rute Kualanamu–Madina Mulai 1 Agustus 2026
Mandailing Natal — Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi mendapatkan layanan penerbangan komersial langsung. Wings Air mulai menerbangi rute Bandara Kualanamu (KNO) – Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, Kecamatan Bukit Malintang, mulai 1 Agustus 2026. Rute ini dioperasikan tiga kali sepekan untuk meningkatkan konektivitas dan memangkas waktu perjalanan udara bagi warga Tabagsel.
Jadwal, armada, dan kapasitas
Maskapai akan beroperasi setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pesawat yang dipakai adalah ATR 72-500 dengan kapasitas 72 penumpang. Keberangkatan dari Kualanamu ke Madina dijadwalkan pukul 13.00 WIB. Sementara Madina menuju Kualanamu berangkat pukul 14.45 WIB.
| Rute | Hari | Keberangkatan | Armada | Kapasitas |
|---|---|---|---|---|
| Kualanamu – Madina | Sel, Kamis, Sabtu | 13.00 WIB | ATR 72-500 | 72 |
| Madina – Kualanamu | Sel, Kamis, Sabtu | 14.45 WIB | ATR 72-500 | 72 |
Konektivitas lebih luas lewat tiket terusan
Rute baru ini merupakan hasil koordinasi antara pemerintah daerah, anggota DPR, Kementerian Perhubungan, dan Lion Air Group. Untuk memudahkan penumpang, Wings Air menawarkan sistem tiket terusan atau connecting flight. Dengan satu tiket penumpang bisa melanjutkan penerbangan ke berbagai kota domestik dan internasional setelah transit di Kualanamu.
- Tujuan domestik: Jakarta, Batam, Pekanbaru, Padang, Yogyakarta.
- Tujuan internasional: Penang, Kuala Lumpur, Singapura, Jeddah.
"Karena berada dalam naungan Lion Air Group, penumpang akan transit di Bandara Kualanamu untuk melanjutkan penerbangan menggunakan armada Lion Air, Batik Air, atau Super Air Jet," ucap Doni Romandika, Kepala Otoritas Bandara AH Nasution.
Dampak bagi masyarakat dan jamaah umroh
Bupati Madina menyambut positif pembukaan rute ini. Ia meminta dukungan pemerintah kabupaten/kota tetangga, pelaku wisata, dan pelaku ekonomi agar pemanfaatan rute baru maksimal. Operasional rute ini juga mengurangi kebutuhan perjalanan darat jauh ke Medan atau Sumatera Barat untuk akses penerbangan.
"Dengan rute baru ini masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan darat yang memakan waktu ke Medan atau Sumatera Barat untuk mengakses penerbangan ke kota lain," ujar Bupati H. Saipullah Nasution.
Penerbangan langsung dari Bandara AH Nasution diperkirakan mempermudah keberangkatan jamaah umroh dari Madina. Jamaah kini cukup terbang ke Kualanamu lalu transit untuk melanjutkan ke Tanah Suci, sehingga waktu dan biaya perjalanan dapat lebih efisien.
Dengan frekuensi awal tiga kali seminggu, pihak bandara dan pemerintah daerah akan memantau permintaan. Ke depannya frekuensi dan layanan bisa disesuaikan jika permintaan penumpang meningkat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Spiongot Run 5K 2026 di Sumut Batal, Izin Gubernur Belum Turun
Spiongot Run 5K 2026 di Sumut batal karena izin Gubernur belum turun dan akses jalan ke lokasi belum siap, s...
Polisi Tangkap Dua Pemilik THM Dragon yang Jadi DPO di Yogyakarta
Tim Khusus Dit Narkoba Polda Sumut menangkap dua pemilik THM Dragon yang jadi DPO di Yogyakarta; keduanya di...
Dhody Thahir Ditetapkan Tersangka Pemalsuan Surat Tanah di Deli Serdang
Warga Perumahan Pondok Alam lega setelah Polda Sumut menetapkan Anggota DPRD Dhody Thahir tersangka dalam ka...
Bapenda Medan Gelar Opsir PBB dan Apel Gabungan di Babura
Bapenda Medan bersama Kelurahan Babura menggelar apel dan Opsir PBB pada 26 Agustus untuk mempercepat peneri...
Sumut Usulkan Rp489 Miliar untuk Optimalkan 21 Daerah Irigasi
Pemprov Sumut usulkan Rp489 miliar untuk optimalkan 21 daerah irigasi agar lahan produktif bertambah 5.050 h...
DJ Ternama Ditangkap di Medan: Jual Vape Getar seharga Rp2,1 Juta
Polrestabes Medan menangkap DJ Miss D (26) pada 22 Agustus terkait penjualan vape getar berisi narkotika seh...