Wapres Gibran Tinjau Gempa NTT, Libatkan Mahasiswa untuk Trauma Healing
Wakil Presiden Gibran Rakabuming bertolak ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 20 Agustus 2026, untuk memantau penanganan pascabencana gempa dan memastikan kebutuhan darurat masyarakat terpenuhi. Kunjungan dilakukan dari Lanud Halim Perdanakusuma sekitar pukul 09.00 WIB dan didampingi perwakilan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Kunjungan kerja dan tujuan lapangan
Kunjungan Wapres bertujuan melihat kondisi langsung masyarakat terdampak. Ia akan meninjau fasilitas layanan dasar dan lokasi terdampak di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur. Pemerintah menegaskan kehadiran negara untuk menjamin keselamatan dan pemenuhan hak-hak warga pascabencana.
Mahasiswa dilibatkan untuk pemulihan psikososial
Wapres membuka ruang bagi mahasiswa untuk berperan dalam proses pemulihan, terutama kegiatan trauma healing. Ia mengatakan semangat dan kepedulian anak muda perlu difasilitasi agar menjadi aksi nyata membantu korban.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa bukan sekadar simbolis. Pemerintah mendorong generasi muda berkontribusi sesuai kapasitas dan keahlian mereka untuk mempercepat pemulihan sosial dan psikologis masyarakat terdampak.
Data korban dan sebaran kerusakan
Badan SAR mencatat jumlah korban sementara akibat gempa yang mengguncang NTT pekan lalu terus diperbarui. Per Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 18.00 WITA, data yang dihimpun unsur SAR gabungan menunjukkan angka keseluruhan sebagai berikut.
"Pendataan sementara unsur SAR tanggal 19 Agustus 2026 per pukul 18.00 WITA, jumlah korban meninggal dunia tercatat 73 orang. Sementara korban luka-luka mencapai 931 orang, sehingga total keseluruhan korban terdampak gempa sebanyak 1.004 orang," kata Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, kepada wartawan.
Rincian korban pada beberapa kabupaten tercatat sebagai berikut.
| Kabupaten | Meninggal | Luka Berat | Luka Ringan |
|---|---|---|---|
| Manggarai Timur | 24 | 198 | 421 |
| Manggarai (Reo/Reok) | 27 | 32 | 104 |
| Nagekeo | 11 | 13 | 9 |
| Sikka | 5 | 18 | 22 |
Angka di atas merupakan rincian sebagian wilayah terdampak. Total sementara korban meninggal mencapai 73 orang, sementara korban luka-luka tercatat 931 orang, dan total terdampak 1.004 orang.
Langkah selanjutnya dan implikasi
Pemerintah pusat akan menyesuaikan program pemulihan berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Kehadiran Wapres sekaligus mendorong kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan unsur pendidikan untuk mempercepat rehabilitasi dan pemulihan psikososial.
Selain peninjauan lokasi, fokus ke depan adalah pemenuhan kebutuhan darurat, perbaikan layanan dasar, dan pendampingan psikologis bagi korban. Keterlibatan mahasiswa diharapkan memperkuat kapasitas lokal dalam jangka pendek dan mendukung ketahanan komunitas ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
RUU Kawasan Industri Harus Jawab Persoalan Nyata, Kata Komisi VII
Komisi VII minta RUU Kawasan Industri bersifat operasional, memberi kepastian hukum, dan mendukung infrastru...
Gempa M6,1 Sumba Barat Daya: 1 Tewas, 20 Rumah Rusak
Gempa M6,1 di Sumba Barat Daya pada 4 Okt 2026 menewaskan satu lansia dan merusak 20 rumah serta sejumlah fa...
Kepercayaan Rakyat Jadi Modal Penting bagi TNI di HUT ke-81
Prof. Muradi: kepercayaan publik jadi modal TNI pada HUT ke-81, mendorong profesionalisme dan kedekatan deng...
KOWANI Dorong Pengembangan Bakat Anak dan Penguatan Karakter
KOWANI mendorong pengembangan bakat anak selaras penguatan karakter dan perlindungan, menyusul Anugerah Anak...
Prabowo Pimpin Upacara HUT TNI ke-81 di Mabes TNI Cilangkap
Presiden Prabowo tiba di Mabes TNI Cilangkap 5 Oktober 2026 untuk memimpin upacara HUT TNI ke-81 dan meresmi...
Prabowo Inspektur Upacara HUT ke-81 TNI, Lima Kodam Diresmikan
Presiden Prabowo jadi Inspektur Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap, 5 Okt 2026; sekaligus meresmikan lima Ko...