Viking Row Mendunia, Vokalis Amon Amarth Puji Selebrasi Norwegia
Vokalis band Amon Amarth, Johan Hegg, menyambut positif penyebaran selebrasi Viking Row yang ditampilkan suporter Timnas Norwegia usai mengalahkan Senegal pada 23 Juni 2026. Hegg mengatakan tradisi mendayung itu kini muncul di panggung Piala Dunia dan membuatnya bangga karena berakar dari budaya penggemar band.
Reaksi Johan Hegg
Hegg menyampaikan komentarnya melalui sebuah video TikTok pada Sabtu, 27 Juni 2026. Ia menyoroti bagaimana aksi mendayung suporter Norwegia menjadi sorotan global setelah dipimpin kapten Martin Ødegaard.
"Kami melihat bagaimana para suporter Norwegia di Piala Dunia mulai melakukan aksi mendayung (Row). Dan kini tradisi itu mulai menyebar di ajang Piala Dunia, menurut saya, itu luar biasa."
Ia menambahkan rasa bangga karena tradisi tersebut berasal dari kultur penggemar Amon Amarth. Hegg juga menyebut keterikatan emosionalnya dengan Norwegia membuat momen itu semakin bermakna di panggung dunia.
"Tradisi ini sudah dilakukan penggemar Amon Amarth selama hampir dua puluh tahun di berbagai konser dan pertemuan. Sebagai orang berdarah Norwegia, saya merasa bangga karena budaya itu kini tampil di Piala Dunia dan kami sangat menyukainya."
Dalam setiap penampilan Amon Amarth, penggemar biasa melakukan aksi mendayung saat lagu Put Your Back Into The Oar diputar. Pola inilah yang memberi ciri khas tersendiri bagi band asal Swedia tersebut dan kini ikut mewarnai selebrasi sepak bola internasional.
Asal-usul dan makna "Viking Row"
Viking Row tidak sekadar gerakan nyeleneh, melainkan terhubung dengan tradisi maritim yang panjang di kawasan Skandinavia. Norwegia dikenal sebagai negara berpantai panjang dengan banyak fjord, pulau, dan selat. Sebelum infrastruktur modern, perahu menjadi sarana utama perpindahan warga.
Bagi penduduk setempat, laut bukan penghalang melainkan jalur utama. Aktivitas sehari-hari—dari memancing hingga berdagang—sering dilakukan dengan mendayung. Referensi terhadap Viking dan mendayung lebih bersifat budaya hidup ketimbang sekadar kostum atau gimik.
Pada era Viking, pelaut Skandinavia menempuh perjalanan jauh dengan kapal yang dirancang untuk kecepatan, fleksibilitas, dan daya tahan. Mereka menggunakan layar saat angin mendukung dan mendayung saat diperlukan. Sekitar tahun 1000, penjelajah Norse seperti Leif Erikson bahkan berlayar dan mendayung ke barat hingga mendarat di tempat yang disebut Vinland, kemungkinan besar area Newfoundland, Kanada.
Implikasi dan prospek
Penyebaran Viking Row ke acara sepak bola internasional memperlihatkan bagaimana budaya fanbase musik dapat melintasi batas bidang dan negara. Selain memberi kebanggaan budaya, fenomena ini juga menempatkan tradisi Skandinavia di sorotan global. Ke depannya, gerakan seperti ini bisa menjadi bagian identitas suporter dan diplomasi budaya yang mudah dikenali di setiap turnamen internasional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Persijap Kejar Ketertinggalan Jelang Super League 2026/2027
Persijap mulai latihan pada 17 Agustus untuk mengejar ketertinggalan jelang Super League 2026/2027, dengan s...
Patrick Vieira Ditunjuk Pelatih Timnas Senegal
Patrick Vieira resmi ditunjuk jadi pelatih Timnas Senegal menggantikan Pape Thiaw setelah kegagalan di Piala...
Jonatan Christie Bangkit dan Lolos ke 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Jonatan Christie sempat panik pada gim pertama, namun bangkit menang 19-21, 21-19, 21-11 atas Jiang Heng Jas...
Amri/Nita Melaju ke 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Amri Syahnawi/Nita Violina melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai menang 21-14, 21-10 atas pasanga...
Roberto Carlos Dikabarkan Memeluk Islam, Belum Ada Konfirmasi Resmi
Legenda Brasil Roberto Carlos dikabarkan memeluk Islam sekitar empat pekan lalu, namun belum ada konfirmasi...
Pria Ditemukan Tewas di Stadion Charlton Athletic
Seorang pria ditemukan meninggal di Stadion The Valley. Polisi menyelidiki sementara Charlton Athletic minta...