Tokopedia Buka 100+ Lowongan Baru Redam Isu Pengurangan Karyawan
Tokopedia membuka lebih dari seratus lowongan pekerjaan baru sebagai respons atas isu pengurangan karyawan. Pengumuman itu disampaikan pada Rabu, 8 Juli 2026, dan fokus rekrutmen berada pada inovasi teknologi serta layanan pelanggan. Ekspansi tenaga kerja dilakukan setelah integrasi dengan ekosistem global TikTok, menurut pernyataan resmi perusahaan.
Posisi yang dibuka dan fokus rekrutmen
Lowongan yang diumumkan menargetkan talent di bidang teknologi dan layanan pelanggan. Perusahaan mencari kompetensi yang mendukung pengembangan produk, platform digital, dan peningkatan pengalaman pengguna.
- Inovasi teknologi: pengembang perangkat lunak, data scientist, dan insinyur produk.
- Layanan pelanggan: manajemen dukungan pengguna dan operasi layanan.
- Peran pendukung lain yang mendukung integrasi bisnis dengan mitra global.
Reaksi pemerintah dan komentar pejabat
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Said Iqbal, menyambut positif langkah rekrutmen ini. Ia menilai pembukaan lowongan membuktikan bahwa sektor ekonomi digital masih tumbuh dan memerlukan tenaga kerja baru.
"Kami melihat manajemen justru membuka seratus lebih lowongan kerja baru. Jadi itu tentu membawa kabar gembira bagi karyawan," ujar Said Iqbal pada Rabu, 8 Juli 2026.
Menurutnya, inisiatif perekrutan ini sekaligus menepis kekhawatiran soal kemunduran bisnis. Pemerintah menyatakan dukungan terhadap upaya perluasan penyerapan tenaga kerja, dengan penekanan pada prioritas penggunaan tenaga kerja lokal yang kompeten.
Dukungan pelatihan dan kebutuhan talenta
Sejalan dengan peningkatan rekrutmen, pemerintah juga berkomitmen memperkuat program pelatihan kerja. Tujuannya adalah menyelaraskan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri digital yang terus berkembang.
- Peningkatan program pelatihan untuk talenta digital.
- Penekanan pada kemampuan adaptasi dan keterampilan teknis.
- Kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah untuk penyerapan tenaga kerja lokal.
Dampak dan prospek
Sinergi antara Tokopedia dan ekosistem global TikTok diproyeksikan memunculkan inovasi layanan dan model bisnis baru. Kondisi ini memperbesar kebutuhan akan tenaga kerja terampil yang mampu beradaptasi cepat.
Langkah pembukaan ratusan lowongan diharapkan memberikan efek positif pada perekonomian digital lokal dan menambah opsi bagi pencari kerja. Pemerintah mendorong masyarakat untuk mendukung upaya penciptaan lapangan kerja baru dan memanfaatkan program pelatihan yang ada.
Catatan: Pernyataan resmi dari perusahaan memuat rincian posisi dan persyaratan yang bisa dilihat di kanal rekrutmen Tokopedia.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...