Tiwi/Fadia Tersingkir di Singapore Open 2026 setelah Dikalahkan Liu/Tan
Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti gugur pada babak 32 besar Singapore Open 2026 setelah kalah 15-21, 15-21 dari pasangan Tiongkok Liu Sheng Shu/Tan Ning. Pertandingan digelar di Singapore Indoor Stadium pada Selasa, 26 Mei 2026, dan berlangsung selama 41 menit.
Kronologi pertandingan
Pertandingan dimulai ketat, namun Liu/Tan mampu mengendalikan ritme sejak gim pertama. Mereka memimpin dan merebut interval, lalu memperlebar jarak poin hingga menutup gim pertama 21-15. Pada gim kedua, dominasi pasangan Tiongkok semakin nyata.
Liu/Tan mencetak laju empat poin beruntun untuk mengambil kendali dan merebut interval dengan nyaman. Tiwi/Fadia sempat bangkit setelah interval dengan mencetak lima poin beruntun, namun defisit poin terlalu besar untuk dibalik.
Analisis permainan
Pola permainan Liu/Tan disebut cepat dan menyerang, membuat pasangan Indonesia kesulitan bermain bertahan. Pasangan Tiongkok itu juga memiliki kombinasi permainan yang rapat sehingga kerap menekan lawan.
Secara ranking, Liu/Tan tampil sebagai pasangan unggulan yang sulit dihentikan; tempo permainan dan kekompakan mereka menjadi faktor penentu kemenangan.
Reaksi pemain
Usai laga, Fadia mengakui kecepatan laju shuttlecock memaksa kedua pihak bermain agresif sejak awal.
“Sama-sama nggak mau main defense jadi dari awal sampai terakhir pun terus berusaha buat selalu menurunkan bola,”
Fadia menambahkan bahwa kekuatan pasangan Tiongkok bukan hanya pada kematangan kerja sama, tetapi juga pola yang menyerupai permainan ganda putra.
“Kekuatan Liu/Tan selain mereka memang sudah sangat padu adalah gaya dan pola main mereka yang mirip ganda putra. Mereka yang paling berbeda dari ganda China lainnya,”
Tiwi menyatakan mereka sudah mengevaluasi pertemuan sebelumnya dan mencoba menerapkan pendekatan tersebut, namun belum membuahkan hasil.
“Kami sudah evaluasi pertemuan sebelumnya dengan mereka dan coba diterapkan di pertandingan tadi. Kami sudah lebih tahu pola mereka seperti apa tapi tadi belum berhasil untuk dapat hasil yang bagus,”
Agenda berikutnya
Tiwi menegaskan fokus tim kini beralih ke Indonesia Open 2026 yang akan digelar pada 2-7 Juni. Mereka akan memperbaiki aspek teknik dan persiapan menjelang turnamen tuan rumah.
“Setelah ini fokus kami ke Indonesia Open minggu depan, pastinya persiapannya dimatangkan lagi terutama dari teknik permainan,”
Hasil ini menutup perjalanan Tiwi/Fadia di Singapore Open 2026 dan memberi fokus baru bagi mereka untuk mematangkan permainan sebelum turnamen berikutnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Atletico Madrid Bidik Gabriel Martinelli di Bursa Musim Panas 2026
Atletico Madrid dikabarkan mengincar Gabriel Martinelli pada bursa musim panas 2026; Arsenal siap melepas ji...
FIFA Umumkan Dream XI Piala Dunia 2026 Hasil Voting Penggemar
FIFA mengumumkan Dream XI Piala Dunia 2026 hasil voting penggemar global, menampilkan 11 pemain paling impre...
Guardiola Minta Gaji Tinggi, Italia Mulai Cari Pelatih Alternatif
Guardiola dikabarkan minta 20 miliar euro per tahun; Federasi Italia tawarkan setengahnya dan mulai mencari...
Milos Joksic Latih Garudayaksa FC, Disiplin Jadi Fokus
Milos Joksic ditunjuk melatih Garudayaksa FC untuk ISL 2026/27; fokus pada disiplin setelah promosi lewat ge...
Tiga Negara Bersejarah Bidik Kebangkitan Menuju Piala Dunia 2030
Per 23 Juli 2026, tiga negara sepak bola bersejarah termasuk Italia dan Spanyol bertekad bangkit demi tiket...
Giannis Siap Pimpin Yunani di Kualifikasi Piala Dunia FIBA 2026
Giannis Antetokounmpo siap membela Yunani di kualifikasi Piala Dunia FIBA 2026, namun terkendala besarnya bi...