Timnas Voli Putri Kalah 1-3 dari Thailand di SEA V Cup
Tim nasional voli putri Indonesia menelan kekalahan 1-3 dari Thailand pada laga pembuka SEA V Cup 2026. Pertandingan berlangsung di Dong Anh Gymnasium, Hanoi, Vietnam, Jumat, 31 Juli 2026. Indonesia sempat menyamakan kedudukan, tetapi gagal mempertahankan konsistensi pada dua set penutup sehingga kalah dengan rincian skor 21-25, 34-32, 21-25, 19-25.
Jalannya pertandingan
Thailand membuka tekanan sejak awal lewat kombinasi serangan cepat dan servis presisi. Tim Merah Putih menampilkan perlawanan sengit terutama pada set kedua yang berlanjut melewati batas normal hingga 34-32 untuk Indonesia.
Namun, pada set ketiga dan keempat Thailand mampu memanfaatkan celah pertahanan lawan dan mengambil kembali momentum. Konsistensi permainan lawan serta sedikit kesalahan di poin-poin krusial menjadi faktor penentu kekalahan Indonesia.
Susunan pemain
Pelatih menurunkan enam pemain berikut sebagai starter sejak awal laga:
- Namira Marandanti
- Chelsa Berliana
- Medi Yoku
- Ersandrina Devega
- Tisya Amallya
- Azzahra Dwi
Penilaian manajemen dan pelatih
Manajer tim nasional, Luciana Taroreh, memberikan penilaian usai laga. Ia menyoroti kualitas permainan Thailand yang solid dan minim kesalahan, serta faktor internal yang membuat momentum sulit dipertahankan.
Thailand menunjukkan kualitasnya dengan permainan yang solid, disiplin, dan minim kesalahan
Luciana juga menilai variasi serangan dan servis Indonesia sempat merepotkan lawan, tetapi beberapa kesalahan pada poin krusial merusak peluang untuk mempertahankan keunggulan.
Beberapa kesalahan sendiri pada poin-poin krusial membuat momentum yang sudah dibangun tidak dapat dipertahankan dengan baik
Meski demikian, ia menegaskan bahwa semangat juang pemain tetap tinggi dan pengalaman ini penting untuk pengembangan tim.
Pengalaman menghadapi Thailand menjadi bekal penting untuk proses pembentukan tim dan peningkatan performa ke depan
Fokus ke laga berikutnya
Setelah pertandingan ini, jajaran pelatih langsung beralih ke evaluasi untuk menghadapi Vietnam, tuan rumah turnamen. Tim akan memperbaiki kelemahan teknis dan menjaga kondisi fisik serta mental pemain.
Fokus tim saat ini adalah memperbaiki aspek-aspek yang masih menjadi kelemahan serta menjaga kondisi fisik dan mental pemain agar mampu memberikan hasil yang lebih baik
Kekalahan ini menjadi tolok ukur awal yang jelas bagi pembinaan tim menjelang pertandingan selanjutnya melawan Vietnam, sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan konsistensi permainan dalam turnamen.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Leica Al Humaira Lubis Sumbang Perunggu ke-4 untuk Indonesia
Leica Al Humaira Lubis raih perunggu kumite +68kg di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 usai kalahkan wakil Kirgi...
Srikandi Bulutangkis Putri Singgah ke Rumah Indonesia Usai Menang
Tim Putri Badminton Indonesia singgah ke Rumah Indonesia untuk makan dan melepas rindu setelah menang 3-0 at...
Indonesia Naik ke Peringkat 8 di Klasemen Asian Games 2026
Indonesia naik ke peringkat delapan klasemen Asian Games 2026 setelah meraih 1 perak dan 3 perunggu hingga 2...
Seraf Naro Siregar Sabet Perunggu, Medali Pertama Indonesia di Asian Games
Seraf Naro Siregar merebut medali perunggu nomor Men’s Changquan dan menjadi peraih medali pertama Indonesia...
Soft Tennis Beregu Putra Raih Medali Perunggu di Asian Games 2026
Tim soft tennis beregu putra Indonesia meraih medali perunggu setelah kalah 0-2 dari Jepang di semifinal Asi...
Moyes Enggan Bicarakan Eropa Meski Everton Tak Terkalahkan
Moyes meminta Everton tak bicara soal Eropa meski tak terkalahkan; ia khawatir pengalaman musim lalu dan efe...