Tebas Dukung Rodri untuk Ballon d'Or 2026: Ini Alasannya
Presiden La Liga, Javier Tebas, secara terbuka mendukung gelandang Spanyol Rodri sebagai favorit peraih Ballon d'Or 2026. Pernyataan itu disampaikan pada Kamis, 3 September 2026, menyusul penampilan impresif Rodri bersama timnas di Piala Dunia 2026. Tebas menilai performa internasional Rodri menutup kekhawatiran atas panjangnya masa absen karena cedera di level klub.
Dukungan Tebas untuk Rodri
Tebas menyorot peran Rodri dalam mengatur tempo permainan Spanyol dan kontribusinya yang krusial di Piala Dunia. Penampilan tersebut membuat Rodri meraih Bola Emas sebagai pemain terbaik turnamen, menurut Tebas.
Saya pikir Rodri harus memenangkan Ballon d'Or lagi. Rodri adalah 'Messi sepak bola Spanyol'
Meski dia absen untuk waktu yang lama karena cedera. Di Piala Dunia yang dia mainkan, dia tampil pada level yang sangat tinggi, sangat tinggi
Pesaing dari dalam dan luar Spanyol
Meskipun mendapat dukungan dari petinggi La Liga, jalan Rodri menuju Ballon d'Or 2026 dinilai tidak mudah. Beberapa nama besar masuk radar pemungutan suara dan berpeluang menyaingi posisi Rodri.
- Lamine Yamal – rekan setim Rodri di Barcelona yang tampil impresif bersama Spanyol.
- Harry Kane – kapten Inggris yang produktif bersama Bayern Munich dan membantu klub meraih Bundesliga dan DFB Pokal.
- Kylian Mbappe – penyerang Real Madrid dengan catatan individu kuat setelah memenangkan Pichichi.
Faktor penilaian yang menentukan
Penilai Ballon d'Or biasanya mempertimbangkan kombinasi prestasi individu dan kolektif. Untuk beberapa kandidat, gelar bersama klub atau kesuksesan di kompetisi besar menjadi penentu utama.
Dalam kasus Rodri, dukungan Tebas menempatkan pencapaian di Piala Dunia sebagai nilai tambah yang menutupi periode absen akibat cedera. Namun, kandidat lain bisa unggul jika menunjukkan konsistensi sepanjang musim dan meraih trofi penting di level klub maupun internasional.
Prospek perebutan penghargaan
Dengan banyaknya nama besar dan variabel penilaian yang berbeda, kompetisi Ballon d'Or 2026 diprediksi berlangsung ketat dan menarik. Perdebatan tentang pengaruh pemain terhadap klub dan tim nasional kemungkinan akan menentukan hasil akhir.
Seiring musim berjalan, performa di kompetisi domestik dan Eropa akan semakin menentukan peluang setiap kandidat menuju penghargaan tahunan itu.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Bayern Munchen Tundukkan Osnabrück 4-1 dan Lolos ke Putaran Kedua
Bayern Munchen menang 4-1 atas Osnabrück di Bremer Brücke, Kamis 4 Agustus, dan melaju ke putaran kedua Pial...
Satria Duta Akui Kekalahan di JAPFA Chess Festival, Siap Bangkit
Satria Duta kalah dari IM Khuong Dau di babak kedua JAPFA Chess Festival 2026 dan berjanji bangkit pada baba...
Pelatnas Dimulai, Timnas Voli Putri Siap ke Asian Games 2026
Pelatnas timnas voli putri dimulai dengan pemanggilan 12 pemain; Marco Sugiyama tetap pimpin persiapan menuj...
Thuram Jalani Operasi, Lini Tengah Juventus Terancam
Khephren Thuram menjalani operasi pada 3 September 2026 akibat patellofemoral syndrome, mengancam keberadaan...
Mourinho Perketat Disiplin Pemain Real Madrid: Aturan Baru untuk Bellingham
Mourinho membuat aturan disiplin ketat di Real Madrid, mengatur waktu latihan, pemulihan, dan suplemen yang...
Bintang/Sofyan Raih Kemenangan Kedua, Bidik Juara Grup E
Bintang/Sofyan menang 21-17, 21-15 di Shangluo dan menjaga peluang juara Grup E AVC Beach Continental 2026.