DPR Minta Pemerintah Pastikan Stimulus Semester II Tepat Sasaran
Pemerintah diminta memastikan paket stimulus ekonomi Semester II Tahun 2026 senilai Rp26,34 triliun dijalankan efektif, tepat sasaran, dan transparan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Pengajuan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal pada 29 Juni 2026.
Permintaan utama DPR
DPR mengapresiasi kebijakan paket stimulus tersebut, namun menekankan pentingnya implementasi di lapangan. Keberhasilan program sangat bergantung pada akurasi data penerima dan ketepatan penyaluran bantuan. Cucun menegaskan setiap kementerian dan lembaga bertanggung jawab atas pelaksanaan program masing-masing.
Mulai dari akurasi data penerima manfaat agar tepat sasaran, sampai pelaksanaan penyaluran bantuan atau pelaksanaan insentif agar sesuai timeline. Ini menjadi tanggung jawab kementerian/lembaga pelaksana masing-masing program.
Basis data tunggal dan penyaluran bantuan pangan
Cucun meminta penggunaan basis data tunggal yang mutakhir untuk semua program penyaluran. Penggunaan data terpadu dimaksudkan untuk mencegah tumpang tindih dengan program perlindungan sosial lain. Khususnya pada bantuan pangan, data yang akurat memastikan penerima manfaat tidak dobel atau terlewat.
Transparansi dan pengawasan publik
DPR mendorong Pemerintah membuka laporan realisasi penyaluran stimulus secara berkala. Laporan terbuka diperlukan agar publik dapat mengawasi penggunaan anggaran negara. Dengan demikian, kesalahan penyaluran dapat cepat terdeteksi dan diperbaiki.
Dampak yang diharapkan
Cucun meyakini bila program dijalankan akuntabel dan tepat sasaran, paket stimulus akan menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan aktivitas ekonomi. Stimulus juga diharapkan memperluas kesempatan kerja serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Stimulus itu menjadi contoh kebijakan jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terkena tekanan ekonomi global. Sekaligus membuka kesempatan lebih bagi penerima manfaat untuk memperoleh pekerjaan.
Secara ringkas, DPR menekankan tiga syarat penting agar stimulus berhasil: data penerima yang akurat, penyaluran sesuai timeline, dan keterbukaan realisasi anggaran. Pemerintah diminta menindaklanjuti rekomendasi ini segera agar manfaat paket stimulus Rp26,34 triliun sampai ke sasaran.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Dokkes Polri Bantu Persalinan di Pengungsian Reo
Dokkes Polri mendampingi persalinan di tenda pengungsian Reo, Manggarai, 18 Agustus 2026; ibu dan bayi dinya...
KemenPPPA Dorong Keterwakilan Perempuan di Politik
KemenPPPA gelar FGD pada 20 Agustus 2026 dorong penguatan keterwakilan perempuan, soroti KPU, Bawaslu, dan t...
Pengungsian di NTT Meningkat Jadi 92.735 Jiwa, Gempa Susulan Masih Terasa
BNPB: pengungsian di NTT naik ke 92.735 jiwa; ribuan gempa susulan masih dirasakan, dan bantuan logistik ter...
Menko Polkam: Perwira SeskoAD Diminta Jadi Pemimpin Adil dan Antisipatif
Menko Polkam Djamari Chaniago minta Perwira SeskoAD jadi pemimpin adil, berintegritas, dan antisipatif; teka...
Kemenhub Maksimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Gempa NTT
Kemenhub prioritaskan transportasi laut untuk mempercepat distribusi bantuan dan mobilisasi personel pascage...
Ahmad Irawan: Pemilu Harus Dipisah, Bukan Serentak
Anggota DPR Ahmad Irawan menilai pemilu serentak menimbulkan beban teknis dan melemahkan peran partai; ia me...