Kesehatan

Siloam Sentosa Perluas Layanan Kesehatan, Kapasitas Naik jadi 120 Bed

Bagikan:
Gedung B Siloam Hospitals Sentosa yang diperluas dengan layanan medis baru dan kapasitas 120 tempat tidur

Siloam Hospitals Sentosa memperluas layanan dan kapasitas sebagai respons kebutuhan kesehatan warga Kota Bekasi. Pengembangan Gedung B mulai beroperasi bertahap sejak Februari 2025, dan ekspansi tahap I rampung pada April 2026, diluncurkan secara resmi pada 22 September 2026.

Pengembangan gedung dan peningkatan kapasitas

Ekspansi tahap I mencakup perluasan Rawat Inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Unit Perawatan Intensif (ICU), poliklinik, rehabilitasi medis, farmasi, serta lobi utama. Dengan pengembangan ini, kapasitas tempat tidur naik menjadi 120 tempat tidur, lebih dari dua kali lipat sebelumnya.

"Sehingga rumah sakit dapat melayani lebih banyak pasien rawat inap. Termasuk yang memerlukan perawatan pasca tindakan maupun pemantauan intensif,"

- dr. Kristianus Cahyono, Hospital Director Siloam Hospitals Sentosa

Layanan medis baru

Siloam Sentosa menambah beberapa layanan diagnostik dan tindakan minimal invasif untuk memperluas pilihan terapi. Layanan baru yang disediakan antara lain:

  • Laparoskopi sebagai prosedur minimal invasif untuk mempercepat pemulihan
  • Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) untuk penanganan batu saluran kemih tanpa sayatan
  • Electroencephalography (EEG) untuk pemeriksaan neurologi
  • Interventional Pain Management
  • Klinik Vaksinasi
  • Layanan Tumbuh Kembang Anak

"Laparoskopi mendukung pemulihan yang lebih cepat. Dan mengurangi ketidaknyamanan pasca tindakan,"

"Hadirnya Electroencephalography untuk membantu dokter memperoleh informasi yang dibutuhkan. Terutama dalam mengevaluasi kondisi pasien dan menentukan penanganan yang sesuai,"

Dasar pengembangan dan partisipasi masyarakat

Manajemen menyatakan pengembangan didorong oleh aspirasi dan kebutuhan masyarakat Bekasi. Masukan diperoleh lewat beberapa kanal, termasuk Siloam Online Feedback Aggregator System (SOFAS), focus group discussion (FGD), dan masukan langsung dari pasien.

Rencana selanjutnya dan kolaborasi publik-swasta

Siloam Sentosa merencanakan ekspansi tahap II yang akan menambah ruang operasi, ICU, dan rawat inap dengan penambahan sekitar 30 tempat tidur. Langkah ini dimaksudkan untuk menjawab kebutuhan layanan kuratif sekaligus memperkuat program promotif dan preventif.

"Kami ingin Siloam Hospitals Sentosa hadir sebagai mitra kesehatan masyarakat. Tidak hanya melalui pelayanan kuratif, tetapi juga edukasi kesehatan, upaya promotif dan preventif dan berbagai program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,"

"Harapannya ekosistem kesehatan kita bisa semakin kuat. Dan tentunya responsif terhadap kebutuhan masyarakat,"

- Tri Adhianto, Wali Kota Bekasi

Pengembangan ini diharapkan memperluas akses layanan dan pilihan perawatan bagi warga Bekasi dan wilayah sekitar. Dengan tambahan fasilitas dan layanan spesialis, rumah sakit menyiapkan kapasitas untuk peningkatan volume pasien di masa mendatang.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait