Politik

Indah Kurnia Tegaskan Peran Warga dalam Sosialisasi 4 Pilar

Bagikan:
Indah Kurnia berbicara tentang 4 Pilar Kebangsaan di Sidoarjo

Sidoarjo — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Indah Kurnia, menekankan setiap warga negara berperan strategis dalam membangun bangsa sesuai kapasitas dan profesinya. Pesan itu disampaikan saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Gedung Maerokotjo, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu pekan lalu. Kegiatan dihadiri ratusan warga dari Kecamatan Waru dan Gedangan dan dikutip Senin (28/9/2026).

Ajak warga jaga kerukunan dan kontribusi nyata

Indah mengingatkan bahwa kontribusi sederhana yang dilakukan konsisten lebih bermakna dibanding memicu konflik sosial. Ia menegaskan pembangunan bangsa tidak selalu memerlukan tindakan besar, melainkan kontribusi sesuai kemampuan setiap individu.

“Mari kita jaga kerukunan, tetap guyub, dan mengaplikasikan nilai-nilai empat pilar. Mulai dari bergotong royong, saling berbagi, memelihara toleransi, hingga mencintai Tanah Air,”

Menurut Indah, bentuk konkret pengamalan nilai kebangsaan dapat dimulai dari lingkungan terkecil melalui tindakan sehari-hari.

Waspada hoaks dan peran literasi digital

Dalam paparan, Indah juga menyoroti derasnya arus informasi di media sosial. Ia meminta warga lebih selektif menyaring informasi agar terhindar dari hoaks yang berpotensi memecah kerukunan masyarakat.

Sikap kritis terhadap informasi, menurutnya, adalah bagian penting dari pengamalan nilai kebangsaan di era digital. Setiap informasi yang berpotensi menimbulkan pertentangan harus diperiksa kebenarannya sebelum dipercaya atau disebarluaskan.

Bentuk pengamalan nilai sehari-hari

Indah merinci beberapa praktik yang bisa dilakukan warga untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dan 4 Pilar Kebangsaan di tingkat lokal, antara lain:

  • Bergotong royong dalam kegiatan sosial
  • Saling berbagi dan tolong-menolong
  • Memelihara toleransi antarwarga
  • Tidak menyebarkan informasi yang belum teruji

Respons warga dan harapan ke depan

Pesan tersebut mendapat sambutan positif dari peserta. Salah satu perwakilan warga, Ayu, menilai edukasi kebangsaan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama untuk generasi muda.

“Anak muda perlu terus disapa dengan kegiatan seperti ini agar mereka paham Pancasila dan tidak kehilangan arah di tengah masifnya informasi media sosial,” ungkap Ayu.

Indah berharap kegiatan ini memperkuat solidaritas masyarakat Sidoarjo dan membudayakan sikap kritis sebelum menerima atau membagikan informasi. Dengan demikian, nilai-nilai kebangsaan tidak berhenti sebagai pemahaman semata, melainkan diwujudkan melalui kontribusi nyata setiap warga dalam kehidupan bermasyarakat.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait