Hiburan

Seni Merayu Tuhan: Film Baru soal Toleransi Beragama

Bagikan:
Poster film Seni Merayu Tuhan menonjolkan tema toleransi dan pemeran utama

Seni Merayu Tuhan adalah film produksi Wahana Kreator Nusantara yang mengangkat pesan keberagaman dan toleransi beragama melalui kisah pencarian makna hidup. Film ini diadaptasi dari buku karya Habib Jafar dan menghadirkan tokoh lintas agama pada acara nonton bersama beberapa waktu lalu. Film dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 13 Agustus 2026.

Adaptasi dan alur singkat

Film ini mengikuti perjalanan seorang pemuda yang mencari arah hidup dan berusaha memahami hubungan manusia dengan Tuhan. Cerita diambil dari buku Habib Jafar dan disesuaikan agar relevan untuk penonton luas. Struktur narasi menekankan pertanyaan eksistensial dan dialog antarkeyakinan.

Representasi toleransi dalam karakter

Salah satu gambaran toleransi terlihat melalui hubungan Hikmah dan Sophia, pasangan beda agama yang diperankan oleh Ari Irham dan Lutesha. Hubungan mereka menunjukkan proses saling memahami dan menghormati perbedaan keyakinan.

Dukungan lintas keyakinan dalam produksi

Habib Jafar menyatakan proses produksi melibatkan banyak pihak dari latar agama berbeda. Ia menilai keberagaman itu bukan sekadar tema film, tetapi nyata dalam tim pembuatnya.

“Film ini dibuat dan didukung penuh oleh orang-orang yang memang toleran,” ujarnya, Minggu 9 Agustus 2026. “Kebetulan dari jajaran produser eksekutif kami, 90 persennya nonmuslim.”

Menurut Habib, tokoh-tokoh lintas agama di sekitarnya menjadi sumber inspirasi yang merawat toleransi beragama di Indonesia.

Respons pemuka agama

Film ini mendapat respons positif dari sejumlah pemuka agama yang hadir saat pemutaran bersama. Pendeta Tommy Simanjuntak memuji kejujuran narasi dan keberanian membahas topik sensitif.

“Filmnya bagus banget, aku lihat Habib Jafar begitu jujur dan brilian bisa mengungkapkan elephant in the room,” ujarnya.

Pendeta Tommy menambahkan bahwa perjalanan mengenal Tuhan sering kali tidak memiliki jawaban tunggal dan membutuhkan pengalaman pribadi masing-masing.

Pemuka agama Buddha, Bhante Dirapunno, melihat film sebagai karya seni yang memberi berbagai sudut pandang bagi penonton.

“Film ini dapat menjawab banyak pertanyaan. Mungkin orang mempunyai satu jawaban tetapi oleh film ini disiapkan 10 jawaban.”

Pemeran, produser, dan jadwal tayang

Pemutaran bersama dihadiri tokoh agama Islam, Katolik, Buddha, dan Konghucu serta jajaran produser. Nama-nama yang disebut terlibat antara lain:

  • Sigit Pratama
  • Gina S. Noer
  • Salman Aristo
  • Orchida Ramadhania

Para pemeran utama meliputi:

  • Ari Irham
  • Lutesha
  • Rieke Diah Pitaloka
  • Teuku Ryzki
  • Habib Jafar
  • Onadio Leonardo

Seni Merayu Tuhan akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 13 Agustus 2026.

Penutup

Dengan menghadirkan cerita pribadi dan tim produksi lintas keyakinan, film ini mencoba menawarkan ruang dialog untuk memahami perbedaan. Keberadaan tokoh-tokoh lintas agama dan tanggapan positif dari pemuka agama menunjukkan film ini berpotensi menjadi bahan refleksi publik soal toleransi beragama di Indonesia.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait