Habib Jafar Bawa Keresahan Anak Muda di Seni Merayu Tuhan
Habib Jafar menghadirkan adaptasi bukunya dalam film Seni Merayu Tuhan, yang akan tayang di bioskop mulai 13 Agustus 2026. Film ini menyorot perjalanan anak muda mencari makna hidup dan memperbaiki hubungan dengan Tuhan. Habib terlibat langsung sebagai pengembang ide dan supervisor skenario untuk menjaga pesan tetap sesuai.
Peran Habib Jafar dalam pengembangan
Selain memberi izin adaptasi, Habib aktif membimbing tim produksi sejak awal. Ia bekerja bersama Wahana Kreator untuk merumuskan karakter dan alur. Tujuannya satu: membuat cerita yang dekat dengan realitas anak muda sekarang.
"Pesan saya saat awal ketika mengembangkan ide film ini adalah, tolong, jangan bikin tokoh utamanya itu orang yang sudah suci dari awal. Karena itu tidak relatable buat anak muda zaman sekarang," ujar Habib Jafar dalam keterangan resmi, Kamis, 30 Juli 2026.
Karakter dan tema
Habib menekankan tokoh utama tidak harus sempurna. Ia memilih karakter yang penuh kekurangan untuk merefleksikan kondisi banyak generasi muda. Konflik seperti tekanan hidup, masalah keluarga, dan kesehatan mental ditampilkan sebagai jalan menuju kedekatan spiritual.
"Tokoh utama di film ini adalah representasi anak-anak yang mungkin tatonya banyak, mungkin jarang ke masjid. Tapi di dalam kamarnya, jam 3 pagi, dia menangis dan ngobrol sama Tuhan,, obrolan jam 3 pagi itulah bentuk rayuan paling indah," katanya.
Visual dan nuansa puitis
Secara visual, Seni Merayu Tuhan dikemas puitis dan reflektif. Adegan-adegan sederhana dipilih untuk menunjukkan bahwa kedekatan dengan Tuhan tumbuh lewat keseharian yang jujur. Sutradara menggunakan momen sunyi untuk menonjolkan dialog batin tokoh utama.
Pemeran dan tim produksi
Film ini menampilkan deretan pemeran muda dan berpengalaman. Produksi dipimpin oleh Salman Aristo dan Sigit Pratama. Sutradara Cesa David Luckmansyah membuat debut penyutradaraan lewat proyek ini.
- Ari Irham
- Lutesha
- Rieke Diah Pitaloka
- Teuku Ryzki
- Arie Kriting
- Sita Nursanti
- Onadio Leonardo
- Alfie Alfiandy
- Habib Jafar (sebagai pemain)
Harapan dan pesan
Habib berharap film ini menjadi ruang refleksi bagi siapa pun yang merasa jauh dari Tuhan. Ia menegaskan bahwa kesempatan untuk kembali selalu tersedia, tanpa syarat sempurna.
"Kalau selama ini kalian merasa jauh dari Tuhan, merasa berdosa banget, ingat, Tuhan itu Maha Penerima Rayuan. Jangan takut untuk kembali, karena Tuhan selalu menunggu kalian untuk pulang," ucapnya.
Dengan kombinasi tema religius dan nuansa realistis, Seni Merayu Tuhan berpotensi membuka percakapan tentang spiritualitas dan kesehatan mental di kalangan anak muda. Rilis 13 Agustus 2026 akan menjadi momen untuk melihat bagaimana penonton merespons pendekatan puitis dan jujur ini.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Hanna Aretha Dalami Bahasa Isyarat untuk Peran Raras
Hanna Aretha mendalami komunikasi Raras melalui riset bahasa isyarat, gestur, dan ekspresi bersama sutradara...
Putri Marino: Peran Pertiwi Buka Pandangan Baru soal Perempuan
Putri Marino menyatakan perannya sebagai Pertiwi dalam 'Empat Musim Pertiwi' membuka pemahaman baru tentang...
Tom Cruise Bongkar Teknik Memerankan Digger Rockwell
Tom Cruise ungkap teknik pendalaman peran Digger Rockwell dan monolog 10 menit yang direkam one take. Film '...
Trailer 'GJLS: Berapi-Api' Rilis, Tiga Sahabat Jadi Pemadam Kebakaran
Trailer 'GJLS: Berapi-Api' dirilis 1 Oktober 2026, menampilkan tiga sahabat yang berjuang jadi pemadam kebak...
Bruno Mars Gandeng Karol G di Video 'Dance With Me'
Bruno Mars merilis video 'Dance With Me' 1 Okt 2026 yang menampilkan Karol G; visual dari album The Romantic...
Paramount Rilis Trailer Kedua 'Ebenezer' dengan Johnny Depp
Paramount rilis trailer kedua 'Ebenezer' karya Ti West; Johnny Depp kembali sebagai Ebenezer Scrooge dalam v...