Hiburan

Film 'Seni Merayu Tuhan' Soroti Pendewasaan Anak Muda

Bagikan:
Poster film Seni Merayu Tuhan menampilkan Ari Irham dan nuansa reflektif

Film Seni Merayu Tuhan kini tayang di bioskop dan mengajak penonton muda menyaksikan proses pendewasaan melalui tokoh Hikmah. Film adaptasi buku karya Habib Jafar itu menampilkan perjalanan seorang pemuda yang kehilangan arah setelah kepergian ibunya, lalu mencoba mendekatkan diri kepada Tuhan. Perubahan yang ingin dicapai secara cepat justru menimbulkan konflik batin dan pertanyaan tentang makna menjadi lebih baik.

Sinopsis singkat

Hikmah, diperankan oleh Ari Irham, awalnya merasa hidupnya berjalan normal. Kehilangan sang ibu membuatnya goyah dan mencari ketenangan lewat spiritualitas. Namun, usaha berubah dengan cara instan membuat serangkaian tindakan kebaikan terasa kosong karena kurangnya pemahaman tentang makna di baliknya.

Pesan soal pendewasaan

Pemeran utama menilai tema film ini dekat dengan pengalaman banyak anak muda. Ari Irham menyampaikan bahwa proses perubahan memerlukan waktu dan tidak bisa dipaksakan.

"Sebenarnya apa yang ditunjukkan dari karakter Hikmah di film ini relate sekali dengan banyak dari kita. Termasuk generasi muda,"

Ia juga menyoroti bahaya mengejar hasil cepat tanpa arah yang jelas.

"Ada salah satu dialog yang sangat aku suka di film ini, pelan-pelan, tapi pasti,"

Hal serupa dikatakan Teuku Ryzki, yang akrab disapa Kiki. Ia menggarisbawahi bahwa perjalanan menjadi baik tidak selalu lurus dan dipenuhi dinamika.

"Orang yang mau menjadi baik itu kan enggak selalu lurus. Dinamika itu yang menarik. Tapi kita sebagai manusia diberikan kesempatan setiap pagi, untuk menjadi lebih baik,"

Respons penonton

Kunjungan Ari Irham dan Teuku Ryzki ke salah satu bioskop di Bekasi memicu diskusi panjang dengan penonton muda. Banyak penonton mengaku terhubung dengan pengalaman Hikmah, dan melihat adegan-adegan tertentu sebagai cerminan kondisi pribadi mereka.

"Aku akan lebih bersyukur karena diberikan waktu yang lebih. Juga akan menghargai orang-orang di sekitar aku,"

Satu penonton menuturkan bahwa film ini mengingatkannya pada masa ketika menghadapi tekanan dan kelelahan, sehingga memberikan inspirasi untuk berubah secara bertahap.

Produksi dan pemeran

Seni Merayu Tuhan diproduksi oleh Wahana Kreator Nusantara. Selain Ari Irham dan Teuku Ryzki, film ini dibintangi Lutesha dan sejumlah pemeran lain. Film ini diangkat dari buku best seller karya Habib Jafar dan kini sedang tayang di bioskop di seluruh negeri.

Secara keseluruhan, film ini menekankan bahwa pendewasaan adalah proses berkelanjutan. Penonton diajak menerima bahwa perubahan memerlukan waktu, refleksi, dan pengertian terhadap makna kebaikan.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait