PDIP Jatim Uji Coba Sekolah Partai Berbasis AI untuk Kader Muda
SURABAYA — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar uji coba materi Sekolah Partai berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) dan aplikasi digital pada Sabtu (3/10/2026) di kantor DPD. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membumikan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda melalui metode pembelajaran yang lebih adaptif dan modern.
Uji coba materi dan temuan evaluasi
Dalam tryout, pengurus mengundang sejumlah kader untuk menilai kesiapan materi serta mengidentifikasi bagian yang perlu diperbaiki. Hasil evaluasi menunjukkan materi konvensional yang ada masih terlalu panjang dan perlu dipersingkat agar lebih interaktif.
Perubahan itu dianggap penting supaya penyampaian sejarah dan paham kebangsaan dapat diterima lebih baik oleh milenial dan Gen Z. Pengurus juga mencatat kebutuhan integrasi elemen digital agar metode pembelajaran lebih menarik.
Tujuan program dan sasaran
Menurut Wakil Sekretaris Bidang Program DPD, Yordan M. Batara Goa, inisiatif ini bagian dari upaya mendekatkan partai kepada pola pikir anak muda. Program ditargetkan mulai berjalan penuh pada bulan ini dengan sasaran utama kader muda dan anggota baru.
“Pada dasarnya kami tidak mau ketinggalan dalam menggunakan teknologi AI dan harus beradaptasi dengan perkembangan zaman,”
Yordan menegaskan fokus utama tetap pada penguatan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasar partai, meski metode penyampaian dibuat lebih kontemporer.
Perubahan teknis pelaksanaan
Dari segi teknis, partai memutuskan mengubah format waktu pembekalan dari satu hari menjadi minimal dua hari. Durasi diperpanjang agar peserta dapat menyerap materi yang cukup berat dan meningkatkan interaksi dengan narasumber.
Penyesuaian waktu ini juga dirancang untuk memperkuat kegiatan team building dan memberi ruang praktik penggunaan aplikasi berbasis AI selama pembekalan.
Harapan dan dampak
PDIP berharap format pendidikan politik yang disempurnakan dapat melahirkan kader muda yang aktif di struktur organisasi dan konsisten membumikan nilai-nilai Pancasila di masyarakat. Program juga dimaksudkan untuk mencegah sikap apolitis di kalangan pemuda.
“Kami memiliki tanggung jawab moral dan ideologis untuk menyebarluaskan Pancasila dengan cara-cara yang lebih menarik bagi anak-anak muda,”
Dengan pendekatan digital dan materi yang disesuaikan, partai berharap ajaran Bung Karno dan nilai-nilai kebangsaan menjadi lebih dikenal dan diminati generasi baru.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Kekeringan Kediri: 500 Warga Desa Surat Kekurangan Air
Sekitar 500 warga Desa Surat, Kediri, kesulitan air bersih; Pemkab kerahkan tandon dan dropping total 15.000...
Puan Atur Pertemuan Prabowo-Megawati Bersama PDIP-Gerindra
Puan Maharani mengatakan akan mengatur pertemuan Prabowo dan Megawati bersama jajaran PDIP dan Gerindra dala...
PMI Banyuwangi Gelar Digital Mission Race UKS/PMR 2026
PMI Banyuwangi menggelar Digital Mission Race UKS/PMR 2026 di halaman Kantor Bupati pada 27 Sept; 58 tim PMR...
Pemprov Jatim Diminta Perkuat Pelindungan Data untuk Redam Pinjol Ilegal
DPRD Jatim mendesak Pemprov memperkuat pelindungan data pribadi untuk menekan penyalahgunaan identitas dalam...
Dua Batu Yoni Hilang di Jember, DPRD: "Jember Darurat Cagar Budaya"
Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Jember; DPRD sebut 'Jember darurat cagar budaya' dan laporan dibua...
PDIP Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Usai Wafatnya Guruh
Fraksi PDIP DPRD Jatim mengimbau kader mengibarkan bendera setengah tiang dan berduka atas meninggalnya Guru...