Mendikdasmen Sambut Kontingen Indonesia di WorldSkills Shanghai 2026
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti menyambut kedatangan kontingen Indonesia yang berlaga di WorldSkills Competition Shanghai 2026 pada Selasa, 29 September 2026, di kantor Kemendikdasmen, Jakarta. Ia memberi penghargaan atas perjuangan delegasi yang membawa negara ke posisi lebih tinggi di kancah dunia.
Sambutan resmi dan apresiasi
Pada acara penyambutan, Abdul Muti menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada para peserta dan pendamping atas dedikasi mereka. Ia menegaskan bahwa prestasi ini bukan akhir dari upaya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
"Pertama saya menyampaikan selamat atas prestasi yang sudah diraih kontingen kemendikdasmen di forum WorldSkills Shanghai 2026. Kami juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan juga atas komitmen saudara-saudara sekalian untuk mengikuti program WorldSkills ini,"
Muti menambahkan bahwa capaian di Shanghai harus menjadi pijakan untuk terus memperkuat sistem pendidikan vokasi dan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Data kontingen dan capaian
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menjelaskan komposisi delegasi Indonesia tahun ini. Indonesia mengirimkan 20 kompetitor, yang terdiri dari alumni dan siswa SMK, untuk bertanding pada 17 bidang keahlian. Mereka didampingi oleh 17 ahli.
"Dan secara global Indonesia kini melesat ke peringkat 19, bersanding dengan Kanada. Nilainya sama dengan rata-rata raihan 0,76 poin per peserta,"
Tatang juga menyebutkan lonjakan bidang berprestasi, dari 4 bidang di WorldSkills Lyon 2024 menjadi 9 bidang pada 2026. Sekitar hampir setengah dari total kontingen membawa pulang medali dan penghargaan lainnya.
Dampak bagi pendidikan vokasi
Menurut pejabat Kemendikdasmen, hasil di Shanghai menunjukkan perkembangan positif dalam kompetensi vokasi Indonesia. Peningkatan jumlah peserta dan bidang yang berprestasi menjadi indikator kemajuan program pelatihan serta kerja sama antara sekolah, industri, dan lembaga terkait.
Transisi dari prestasi ke kebijakan akan menjadi fokus selanjutnya, agar capaian internasional dapat diterjemahkan ke perbaikan kurikulum, penguatan guru dan pelatihan praktik industri bagi siswa SMK.
Daftar pemenang
Rilis resmi menyatakan sebanyak 9 kontingen Indonesia meraih medali dan penghargaan lain pada WorldSkills Shanghai 2026. Namun, daftar pemenang rinci tidak disertakan dalam keterangan acara yang dipublikasikan.
Melihat hasil ini, Kemendikdasmen menegaskan komitmen berkelanjutan untuk mendukung pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan meningkatkan daya saing tenaga kerja muda Indonesia.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BRIN: Waspadai Hoaks, Cermati Informasi Gempa dan Tsunami
BRIN mengingatkan waspadai hoaks dan cermati informasi gempa serta peringatan tsunami; pahami jalur rawan, e...
Uji Coba Ambulans Udara di Pesisir Barat
Pemerintah menguji ambulans udara di Pesisir Barat untuk mempercepat evakuasi medis dan memperluas akses lay...
Pupuk Indonesia Perluas Pasar UMKM di Kriyanusa 2026
Pupuk Indonesia dan PIKA-PI tampil di Kriyanusa 2026 (26-30 Sept, JCC) membawa 16 brand UMKM untuk memperlua...
BMKG Peringatkan Gelombang 2,5–4 m, Waspada 10 Provinsi
BMKG peringatkan gelombang 2,5-4 m dan potensi banjir rob di pesisir 10 provinsi pada 29 Sept 2026; masyarak...
BRIN: Masyarakat Diminta Pahami Risiko Bencana Geologi
Peneliti BRIN mengimbau masyarakat pahami kondisi geologi Indonesia untuk mengenali risiko bencana dan menin...
Pemerintah Selaraskan Program Lintas Kementerian untuk Tangani Stunting
Pemerintah menyelaraskan program lintas kementerian untuk menanggulangi stunting; target perbaikan 10 ribu p...