DJKI Tekankan Sinergi Pusat-Daerah untuk Program KI 2027
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) meminta kantor wilayah Kementerian Hukum memperkuat sinergi pusat-daerah dalam pelaksanaan program kekayaan intelektual 2027. Permintaan itu disampaikan di Jakarta pada Selasa, 29 September 2026, dengan penekanan pada penyesuaian program berdasarkan karakteristik merek, hak cipta, paten, desain industri, dan indikasi geografis.
Program KI yang disesuaikan per karakteristik daerah
DJKI menilai setiap wilayah memiliki potensi berbeda sehingga program harus bersifat spesifik. Fokusnya tidak sekadar pendaftaran, melainkan membangun ekosistem yang mendukung pelindungan dan pengembangan produk.
- merek
- hak cipta
- paten
- desain industri
- indikasi geografis
Dengan pendekatan ini, diharapkan kekayaan intelektual daerah dapat menyokong nilai ekonomi lokal melalui pemanfaatan dan komersialisasi yang berkelanjutan.
Penguatan sentra KI dan pendampingan
Hermansyah Siregar, Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum, menyebut perguruan tinggi dan lembaga penelitian berperan sebagai perpanjangan tangan DJKI. Sentra KI perlu diperkuat untuk mendampingi masyarakat mulai pendaftaran hingga pengembangan produk.
"Program KI di daerah harus membangun ekosistem utuh, dari pemahaman dan pendaftaran hingga pelindungan serta pengembangan. KI juga harus mampu memberikan nilai ekonomi bagi daerah melalui pemanfaatan dan komersialisasi yang berkelanjutan,"
Pendampingan yang konsisten diharapkan menghasilkan produk berkualitas dan bernilai komersial, bukan hanya sekadar tercatat di daftar pendaftaran.
Perda, forum koordinasi, dan forum bisnis
Selain penguatan kapasitas teknis, Hermansyah mendorong pemerintah daerah untuk menyusun peraturan daerah (perda) khusus pelindungan kekayaan intelektual. Forum koordinasi lintas instansi juga dipandang penting untuk meningkatkan pertukaran informasi dan kapasitas teknis.
"Kanwil perlu memfasilitasi forum bisnis yang mempertemukan kreator dan inventor daerah dengan calon investor. Langkah ini mendorong kekayaan intelektual berkembang menjadi produk bernilai ekonomi, tidak berhenti pada tahap pendaftaran,"
Pembentukan Forum Koordinasi Daerah Sentra KI bertujuan memperkuat jaringan antara pemangku kepentingan dan mempercepat akses pasar bagi produk berbasis KI.
Pendidikan, GI Tourism, dan harmonisasi kebijakan
Kesadaran akan pentingnya KI harus ditanam sejak dini. DJKI mengusulkan program Training of Trainers untuk guru agar materi KI dapat menyebar ke tingkat lokal.
Daerah dengan ekosistem indikasi geografis yang matang didorong mengembangkan GI Tourism untuk memperkuat nilai tambah ekonomi produk lokal. Harmonisasi program daerah dengan agenda strategis DJKI juga menjadi perhatian utama.
"Program KI diselaraskan dengan agenda strategis DJKI melalui forum nasional. Forum Bisnis memperkuat komersialisasi dan memperluas pasar daerah,"
Dengan langkah ini, DJKI berharap program KI 2027 tidak hanya meningkatkan jumlah pendaftaran, tetapi juga mendorong transformasi kekayaan intelektual menjadi aset ekonomi nyata bagi daerah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BMKG Peringatkan Gelombang 2,5–4 m, Waspada 10 Provinsi
BMKG peringatkan gelombang 2,5-4 m dan potensi banjir rob di pesisir 10 provinsi pada 29 Sept 2026; masyarak...
BRIN: Masyarakat Diminta Pahami Risiko Bencana Geologi
Peneliti BRIN mengimbau masyarakat pahami kondisi geologi Indonesia untuk mengenali risiko bencana dan menin...
Pemerintah Selaraskan Program Lintas Kementerian untuk Tangani Stunting
Pemerintah menyelaraskan program lintas kementerian untuk menanggulangi stunting; target perbaikan 10 ribu p...
Harga Cabai, Beras, Daging per 29 Nov 2026: Daftar Lengkap Nasional
PIHPS (29 Nov 2026) catat cabai rawit merah Rp109.000/kg; beras, daging, gula, dan minyak goreng tunjukkan v...
Angka Stunting Turun, Pemerintah Perkuat Intervensi Gizi
Prevalensi stunting turun ke 19,8% pada 2024; pemerintah perkuat intervensi gizi dan PMT lokal untuk menjaga...
Pemerintah Kaji Efektivitas MBG dalam Menurunkan Stunting
Pemerintah mengevaluasi efektivitas MBG terhadap penurunan stunting; data perlu diverifikasi dan hasil SSGI...