Rumah Zakat Sambut Kepulangan Relawan Gaza Andi Angga
Rumah Zakat menunggu kedatangan sembilan Warga Negara Indonesia peserta misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla, termasuk relawan asal Makassar, Andi Angga Prasadewa. Kedatangan dijadwalkan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu, 24 Mei 2026, setelah mereka dibebaskan dari penahanan di Israel.
Sambutan di bandara
Perwakilan Rumah Zakat, Jaelani, mengatakan pihaknya sejak siang telah berada di bandara untuk menyambut para relawan yang diperkirakan tiba sekitar pukul 16.00 WIB. Keluarga Andi Angga juga telah datang ke Jakarta dan sedang dalam perjalanan menuju bandara.
Kami hari ini secara umum menunggu kedatangan dari relawan Indonesia berjumlah sembilan orang. Salah satu amil kami, relawan kami, Pak Angga, ujar Jaelani di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
Kondisi kesehatan dan fasilitasi
Jaelani menegaskan bahwa kondisi kesehatan Andi Angga menjadi perhatian utama Rumah Zakat setelah proses penahanan selesai. Organisasi ini akan memantau kondisi fisik relawan dan memastikan pemulihan yang optimal setibanya di Indonesia.
Yang pasti kami akan mantau dulu kondisi beliau secara fisik, apakah memang sehat wal afiat. Ini yang jadi poin kita supaya memang kita pastikan kondisi beliau optimal, kata Jaelani.
Selain pemantauan kesehatan, Rumah Zakat juga memfasilitasi kebutuhan keluarga Angga selama mereka berada di Jakarta untuk menyambut kepulangan.
Proses penahanan dan pemulangan
Sembilan WNI peserta Global Sumud Flotilla ditahan oleh militer Israel setelah kapal bantuan kemanusiaan dicegat pada 19 Mei 2026. Setelah melalui proses diplomasi intensif oleh Pemerintah Indonesia dan dukungan berbagai pihak, seluruh relawan dibebaskan dan dipulangkan melalui Istanbul, Turki.
- 19 Mei 2026: Kapal bantuan dicegat dan peserta ditahan.
- Periode berikutnya: Negosiasi diplomatik dan upaya pembebasan.
- April–Mei 2026: Pemulangan melalui Istanbul, relawan kembali ke Indonesia.
Implikasi dan langkah ke depan
Kepulangan para relawan menutup babak penahanan yang menimbulkan kecemasan bagi keluarga. Rumah Zakat berperan aktif dalam menerima, memfasilitasi, dan memantau pemulihan para relawan. Ke depan, organisasi ini memastikan koordinasi dengan pihak keluarga dan layanan kesehatan untuk mendukung reintegrasi relawan ke lingkungan masing-masing.
Dengan pemulangan ini, perhatian kini bergeser pada pemulihan fisik dan psikologis para relawan serta evaluasi prosedur keselamatan bagi misi kemanusiaan serupa di masa mendatang.
Berita Terkait
KemenPPPA Kecam Kekerasan Seksual Ayah di Klaten
KemenPPPA mengecam dugaan kekerasan seksual ayah terhadap dua anak di Klaten; korban mendapat pendampingan d...
Ditjen Imigrasi Buka Layanan Paspor saat Car Free Day
Ditjen Imigrasi membuka layanan paspor saat Car Free Day di Jakarta Pusat pada 24 Mei 2026 untuk memudahkan...
Prof Juanda Apresiasi Polri Ungkap 127 Kasus Kejahatan Jalanan
Prof Juanda memuji pengungkapan 127 kasus kejahatan jalanan oleh Polri, sebut penegakan hukum harus tegas, t...
WNI yang Ditahan Israel Jalani Visum dan Pemeriksaan Kesehatan
Sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla akan menjalani visum dan pemeriksaan kesehatan setelah dibebaskan...
Turki Fasilitasi Kepulangan 9 WNI yang Ditahan Israel
Turki memfasilitasi pembebasan dan pemulangan sembilan WNI peserta misi kemanusiaan, yang dijadwalkan tiba d...
Kompolnas Dukung Polda Metro Tekan Kejahatan Jalanan di Jakarta
Kompolnas mendukung langkah Polda Metro Jaya menekan kejahatan jalanan setelah pengungkapan 127 kasus dan 17...