Olahraga

Saka Hat-trick, Inggris Bungkam Prancis 6-4 di Piala Dunia 2026

Bagikan:
Bukayo Saka rayakan gol hat-trick untuk Inggris melawan Prancis di Piala Dunia 2026

Bukayo Saka tampil gemilang dan membawa Timnas Inggris mengalahkan Prancis 6-4 pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 setelah mencetak hat-trick. Kemenangan itu terjadi pada pertandingan penentuan posisi ketiga di turnamen tersebut dan menempatkan Saka dalam catatan sejarah sepak bola internasional.

Saka dan momen penentu

Pemain sayap Arsenal itu mencetak tiga gol dalam laga tersebut. Secara kronologis, Saka membobol gawang Prancis pada menit ke-37, kemudian lagi saat masa injury time babak pertama menit ke-45+1, dan menyelesaikan penampilan dengan eksekusi penalti pada menit ke-87.

Gol-gol itu membantu Inggris menutup laga dengan skor akhir 6-4, sekaligus menegaskan peran Saka sebagai penentu dalam pertandingan besar.

Rekor dan catatan historis

Data statistik mencatat beberapa rekor penting dari penampilan Saka. Pertama, ia menjadi pemain pertama yang mencetak tiga gol ke gawang Prancis sejak catatan pemain Inggris yang melakukan hal serupa pada 12 Maret 1969.

Selain itu, menurut catatan statistik Piala Dunia, Saka adalah pemain kedua yang mencetak hat-trick melawan Prancis pada ajang Piala Dunia, menyusul pencapaian seorang legenda pada edisi 1958.

Masuk daftar eksklusif pencetak hat-trick Inggris di Piala Dunia

Berdasarkan data statistik turnamen, Saka kini melengkapi daftar pemain Inggris yang pernah mencetak hat-trick di Piala Dunia. Sebelum Saka, hanya tiga nama yang tercatat melakukan hal tersebut:

  • Jeff Hurst — Piala Dunia 1966
  • Gary Lineker — Piala Dunia 1986
  • Harry Kane — Piala Dunia 2018

Masuknya nama Bukayo Saka ke daftar ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh bagi Timnas Inggris di kancah internasional.

Implikasi dan sorotan ke depan

Penampilan Saka dalam laga perebutan tempat ketiga ini mempertegas kematangan dan konsistensinya di level tim nasional. Kemenangan 6-4 juga menunjukkan daya serang Inggris yang mampu memecah pertahanan tim-tim besar, termasuk Prancis.

Ke depan, catatan ini memberi tekanan sekaligus motivasi bagi Saka untuk mempertahankan performa di kompetisi klub dan internasional.

Sejarah yang ditorehkan Saka pada Piala Dunia 2026 akan terus menjadi referensi dalam pembahasan soal era baru penyerang Inggris.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait