Sabalenka Bangkit dan Amankan Tiket Putaran Ketiga Wimbledon 2026
Aryna Sabalenka, unggulan pertama, memastikan tiket putaran ketiga Wimbledon 2026 setelah mengalahkan McCartney Kessler 6-1, 7-6(11-9) pada Rabu, 1 Juli, di Lapangan 1 All England Club.
Sabalenka tahan tekanan dan selamatkan empat set point
Sabalenka tampil dominan pada set pertama dan menang mudah 6-1. Namun pada set kedua ia sempat tertinggal 2-5 dan menghadapi beberapa set point.
Petikan akhir set kedua menjadi penentu ketika Sabalenka memaksa tie-break dan menuntaskannya 11-9. Ia berhasil menyelamatkan empat set point sebelum menutup laga dalam dua set langsung.
"Dia bermain luar biasa pada set kedua dan benar-benar menguji saya hari ini. Saya senang bisa melewati ujian tersebut," kata Sabalenka usai pertandingan.
Perubahan strategi Kessler
Kessler mengubah taktik setelah kehilangan set pertama. Ia beberapa kali maju ke depan net untuk memaksa Sabalenka bermain lebih pendek.
Perubahan itu membuat Sabalenka kesulitan mengembangkan permainan pada sebagian besar set kedua. Namun Sabalenka tetap tenang dan terus fokus pada setiap poin di momen krusial.
"Saya hanya berusaha fokus pada setiap poin dan tidak memikirkan hasil akhirnya. Saya percaya pada pukulan saya sendiri saat memasuki tie break," ujar petenis berusia 28 tahun tersebut.
Statistik penting dan catatan tie-break
Kemenangan ini memperpanjang dominasinya pada tie-break di Grand Slam. Sabalenka kini mencatat 21 kemenangan tie-break beruntun di turnamen mayor, angka yang menegaskan ketangguhannya di momen penentu.
Lawannya di putaran berikutnya: Ostapenko
Pada putaran ketiga, Sabalenka akan menghadapi Jelena Ostapenko. Petenis Latvia itu melaju setelah menyingkirkan Antonia Ruzic 6-2, 6-0 dalam waktu 66 menit.
"Saya menyukai pertandingan yang menantang dan menganggap ini sebagai laga biasa. Dia pemain hebat, tetapi saya harus fokus pada permainan sendiri," ujar Ostapenko seusai laga.
Sabalenka unggul 3-1 dalam rekor pertemuan melawan Ostapenko. Namun pertemuan terakhir mereka dimenangkan Ostapenko di final Stuttgart 2025.
Pertemuan mendatang akan menjadi kali pertama kedua pemain bertemu di lapangan rumput. Ostapenko telah mengoleksi dua gelar pada permukaan rumput, sehingga duel ini berpotensi sengit.
Potensi laga dan implikasi
Sabalenka akan mencoba mempertahankan momentum mentalnya setelah lolos dari tekanan besar. Sementara Ostapenko membawa kepercayaan diri tinggi usai kemenangan cepat di putaran sebelumnya.
Pertandingan ini diperkirakan akan menjadi ujian gaya bermain lawan yang kontras: kekuatan Sabalenka versus variasi dan agresivitas Ostapenko di net. Pemenang laga tersebut akan melangkah lebih dekat ke fase akhir turnamen.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Rodri Resmi Tiba di Barcelona, Transfer Senilai 76,5 Juta Euro
Rodri tiba di Barcelona pada 16 Agustus 2026 untuk tes medis, selangkah lagi resmi gabung Blaugrana dengan n...
Ronaldo Kirim Sinyal Pensiun: Kontrak Berakhir 2027
Cristiano Ronaldo memberi sinyal pensiun menjelang berakhirnya kontrak Al-Nassr pada Juni 2027 dan bersiap n...
Bali United Siap Hadapi Persib di Dewata Challenge 18 Agustus
Bali United akan menurunkan skuad terbaik melawan Persib di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada 18 Agustus 202...
Persib Siapkan Pemain Baru dan Timnas Hadapi Bali United
Igor Tolic akan uji pemain baru dan pemain Timnas saat Persib menghadapi Bali United di Dewata Challenge Ser...
Deportivo La Coruña Ditahan Elche 1-1 di Laga Pembuka La Liga
Deportivo La Coruña ditahan Elche 1-1 di ABANCA-Riazor pada laga pembuka La Liga 2026/2027. Aubameyang dan A...
Isyana/Rinjani Lolos 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara melaju ke 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah menang 21-12, 21-1...