Ekonomi

Gubernur BI Mundur, Rupiah Terpukul ke Rp17.990 per USD

Bagikan:
Grafik penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS setelah pengunduran diri Gubernur BI

Nilai tukar rupiah10.00 WIB rupiah tercatat turun 0,15% ke posisi Rp17.990 per dolar AS, sementara indeks dolar AS berada di 101,23.

Rupiah melemah segera setelah pengumuman

Pergerakan pasar pagi itu menunjukkan pelemahan rupiah langsung menyusul kabar pengunduran diri Gubernur BI. Para pelaku pasar menilai pengumuman tersebut menambah sentimen negatif, meski indeks dolar AS sebenarnya sedang melemah.

Analisis pelaku pasar

Beberapa analis menyebut keputusan Perry Warjiyo menjadi katalis pelemahan. Lukman Leong, analis pasar uang dari Doo Financial Futures, menyoroti ketidaksesuaian reaksi pasar dengan pergerakan indeks dolar.

“Jelas negatif, rupiah seharusnya menguat karena pelemahan indeks dolar AS,”

“Namun pengunduran diri Gubernur BI menekan sentimen pasar dan melemahkan rupiah,”

Jessica Tasijawa dari Mirae Asset Sekuritas menambahkan bahwa fokus pasar kini bergeser pada proses pengisian posisi Gubernur BI dan dampaknya terhadap kebijakan moneter.

“Investor menantikan keputusan pemerintah mengenai pengganti definitifnya,”

Jessica juga mencatat pasar akan memantau kredibilitas kelembagaan dan kesinambungan arah kebijakan bank sentral setelah penggantian pimpinan.

Pandangan lain dan prospek jangka pendek

Ibrahim Assuaibi dari Traze Andalan Futures memberi pujian atas langkah Perry yang menurutnya bersifat gentleman, namun pesimistis terhadap peluang rupiah untuk cepat pulih.

“Dia memberi kesempatan kepada para deputinya untuk memimpin BI, ini hal yang luar biasa,”

“Ini karena masalah geopolitik ditambah perekonomian dalam negeri yang sedang carut marut, sehingga rupiah kembali melemah,”

Secara ringkas, analis menilai kombinasi ketidakpastian politik moneter dan kondisi eksternal membuat rupiah rentan dalam jangka pendek.

Implikasi dan langkah yang dinantikan

Pasar kini menunggu keputusan pemerintah terkait pengganti definitif Gubernur BI serta sinyal kebijakan yang akan diberikan pihak baru. Kejelasan atas hal ini diperkirakan akan menentukan arah volatilitas nilai tukar dalam beberapa minggu ke depan.

Farhan Azhar
Penulis
Farhan Azhar

Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.

Berita Terkait